murianetwork.com - Espana 2 0 adalah sepeda listrik yang diproduksi oleh pabrikan lokal dari PT United Bike.
Sepeda listrik Espana 2 0 dirancang sebagai kendaraan mobilitas perkotaan yang bisa digunakan untuk menemani aktivitas harian.
Sepeda listrik Espana 2 0 dibekali spek jarak tempuh yang memuaskan bisa digunakan untuk gowes santai dan healing di area perkotaan.
Dilansir dari laman resmi United Bike, sepeda listrik Espana 2 0 menggunakan daya mesin yang memiliki kapasitas sebesar 500 watt. Dikutip (30/12/23).
Jenis baterai yang digunakan oleh sepeda listrik Espana 2 0 adalah jenis baterai SLA yang memiliki kapasitas sebesar 48 V 12 Ah.
Mengenai top speednya, sepeda listrik Espana 2 0 mampu melaju kencang dengan kecepatan maksimum mencapai 35 km per jam.
Baca Juga: Sepeda Listrik Mewah dan Gahar Dresden 2.0 Sekali Gas Bisa Tembus 60 Km Lebih. Tertarik Beli?
Sepeda listrik Espana 2 0 dibekali dengan fitur pedal kayuh manual sehingga dapat menambah jarak tempuh dan menghemat daya baterai.
Untuk kapasitas jarak tempuhnya, sepeda listrik Espana 2 0 mampu menempuh perjalanan hingga sejauh 60 km dalam sekali pengecasan daya baterai.
Sementara untuk daya angkutnya, sepeda listrik Espana 2 0 mampu membawa beban pengendara dengan kapasitas maksimum mencapai 150 kg berat bebannya.
Baca Juga: Sepeda Listrik Dresden V2. Desainnya Minimalis dan Futuristis. Dijual dengan Harga yang Fantastis
Jenis pengereman yang digunakan oleh sepeda listrik Espana 2 0 adalah jenis pengereman disc brake atau rem cakram untuk rem depan dan band brake untuk rem belakang.
Sepeda listrik Espana 2 0 dibekali fitur remote alarm, lock motor, find vehicle, mode, keranjang penyimpanan barang, spion, lampu sein, dan sandaran jok belakang.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik
Nissan Akan Hentikan Produksi 11 Model, Fokus pada Kendaraan Laris
Pangsa Pasar Hyundai Indonesia Melonjak Jadi 2,8% di Kuartal I 2026
BYD Kuasai 60% Pasar Kendaraan Listrik Indonesia, Penjualan Melonjak Lima Kali Lipat