PP PELTI Targetkan 2.000 Pelatih Tenis Berlisensi ITF untuk Persiapan PON 2028

- Senin, 03 November 2025 | 15:00 WIB
PP PELTI Targetkan 2.000 Pelatih Tenis Berlisensi ITF untuk Persiapan PON 2028
PP PELTI Gelar Pelatihan Pelatih Tenis Berlisensi ITF, Targetkan 2.000 Pelatih - Persiapan Menuju PON 2028

PP PELTI Tingkatkan Kualitas Pelatih Tenis dengan Sertifikasi ITF

Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI) secara resmi membuka pelatihan pelatih tenis tingkat dasar yang bersertifikasi langsung dari International Tennis Federation (ITF). Kegiatan ini digelar di Sekretariat PP PELTI, Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Senin, 3 November 2025.

Komitmen PP PELTI untuk Tingkatkan Kompetensi Pelatih

Sekretaris Jenderal PP PELTI, Andi Fajar Asti, menegaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini merupakan wujud keseriusan organisasi dalam meningkatkan kemampuan para pelatih tenis di tanah air. Beliau mengakui bahwa jumlah pelatih tenis yang telah memiliki sertifikat ITF saat ini masih sangat terbatas.

"Program ini harus terus didorong dan ditingkatkan agar stok pelatih kita yang bersertifikat ITF semakin banyak. Kondisi saat ini dimana pelatih bersertifikat ITF masih sangat sedikit perlu segera kita perbaiki," ujar Andi Fajar.

Melalui pelatihan intensif selama tiga hari hingga 6 November 2025 ini, diharapkan Indonesia akan memiliki lebih banyak pelatih berkualitas yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan.

Persiapan Strategis Menuju PON 2028

Lebih lanjut, Andi Fajar menjelaskan bahwa pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. PP PELTI berkomitmen untuk memastikan bahwa para atlet tenis nasional didampingi oleh pelatih yang telah memiliki lisensi resmi ITF saat bertanding di ajang bergengsi tersebut.

"Kami ingin pelatih yang mendampingi atlet di PON nanti adalah pelatih yang bersertifikat ITF. Seleksi menuju PON 2028 sudah akan dimulai tahun depan, sehingga persiapan harus dilakukan dari sekarang," jelasnya.

Targetkan 2.000 Pelatih Bersertifikat ITF

Sebagai langkah strategis dalam pengembangan tenis nasional, PP PELTI menargetkan setiap kabupaten atau kota di Indonesia memiliki minimal dua orang pelatih tenis bersertifikat ITF. Dengan demikian, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia diharapkan dapat memiliki sedikitnya 2.000 pelatih tenis yang tersertifikasi secara internasional.

"Target kami ke depan minimal setiap kabupaten ada dua pelatih bersertifikat ITF. Dengan sekitar 500 kabupaten/kota se-Indonesia, kami membutuhkan setidaknya 2.000 pelatih bersertifikat di masa yang akan datang," pungkas Andi Fajar.

Pelatihan ini menandai komitmen kuat PP PELTI dalam membangun ekosistem tenis Indonesia yang lebih profesional dan berdaya saing global, sekaligus mempersiapkan generasi pelatih dan atlet terbaik untuk menghadapi berbagai kompetensi nasional dan internasional, termasuk PON 2028.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar