Guardiola Hindari Jawaban soal Masa Depan Usai Bawa City Juara Piala FA

- Minggu, 17 Mei 2026 | 09:00 WIB
Guardiola Hindari Jawaban soal Masa Depan Usai Bawa City Juara Piala FA

Pep Guardiola memberikan respons yang tidak biasa ketika ditanya mengenai masa depannya bersama Manchester City, tepat setelah timnya sukses mengamankan gelar juara Piala FA musim 2025-2026. Pelatih asal Spanyol itu memilih untuk menghindari pertanyaan langsung terkait rumor kepergiannya, meskipun The Citizens baru saja menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang digelar di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/2026) malam WIB.

Kemenangan tersebut ditentukan oleh gol tunggal Antoine Semenyo yang tercipta pada babak kedua. Trofi ini menjadi gelar ke-20 yang diraih Guardiola sejak menangani Manchester City pada tahun 2016. Namun, di balik euforia perayaan juara, spekulasi mengenai masa depan pelatih berusia 55 tahun itu justru mengemuka. Ia terus dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Liga Inggris setelah satu dekade membesut klub asal Manchester tersebut.

Momen menarik terjadi saat sesi wawancara usai pertandingan. Laura Woods, presenter TNT Sports, mencoba menggali isu tersebut secara langsung kepada Guardiola. “Pep, ada banyak rumor tentang Anda pergi. Anda tidak pergi kan?” tanya Woods. Guardiola terlihat pura-pura bingung dan menjawab singkat, “Rumor apa?” Ketika Woods mengulangi pertanyaannya, Guardiola langsung mengakhiri percakapan dengan berkata, “Selamat malam yang menyenangkan!”

Jawaban singkat itu sontak membuat seluruh panel TNT Sports tertawa. Steven Gerrard, Joe Cole, dan mantan kiper Manchester City, Joe Hart, turut menyaksikan momen tersebut. Setelah Guardiola meninggalkan meja wawancara, Gerrard memuji keberanian Woods. “Salut untuk Laura, itu berani. Itu benar-benar berani,” ujar Gerrard sambil tersenyum. Joe Hart pun ikut menggoda Woods dengan mengatakan, “Laura, kamu benar-benar membuat dia kena.”

Menanggapi hal itu, Woods mengaku bahwa ia memang wajib menanyakan rumor tersebut. “Saya harus bertanya! Saya rasa saya bisa dipecat kalau tidak menanyakan itu,” katanya.

Di sisi lain, Guardiola tetap menikmati keberhasilan timnya meraih gelar Piala FA ketiga selama masa kepelatihannya. Ia menilai pencapaian tampil lima kali di final dalam sepuluh tahun terakhir merupakan catatan yang luar biasa. “Lima final dalam 10 tahun terakhir, kami menang tiga kali dan kalah dua kali. Itu cukup bagus,” ujar Guardiola. Ia juga memuji kualitas Chelsea meskipun timnya berhasil keluar sebagai juara. Guardiola menyebut Moises Caicedo, Reece James, Levi Colwill, Enzo Fernandez, dan Cole Palmer tampil sangat berbahaya sepanjang pertandingan.

Guardiola juga sempat bercanda kepada Laura Woods yang dikenal sebagai pendukung Arsenal. Ia menegaskan bahwa Manchester City masih hidup dalam persaingan juara Liga Inggris musim 2025-2026. “Kami masih hidup di Premier League, maaf Laura! Tapi dengan dua trofi, ini menyenangkan,” ucap Guardiola sambil tertawa. Mantan arsitek Barcelona dan Bayern Munchen itu turut memuji kontribusi Antoine Semenyo yang menjadi penentu kemenangan. Guardiola menilai pemain tersebut memberi dampak besar sejak didatangkan pada bursa transfer musim dingin.

Saat ini, Manchester City kembali fokus ke Liga Inggris. Mereka akan menghadapi Bournemouth pada Selasa (20/5/2026), sementara Arsenal bertemu Burnley sehari sebelumnya. Jika Arsenal menang atas Burnley, maka Manchester City wajib meraih tiga poin saat melawan Bournemouth demi menjaga peluang juara hingga pekan terakhir Premier League musim ini.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags