Sayangnya, Libya berhasil unggul 1-0 melalui gol Ahmed Ekrawa.
Pada babak kedua, semua pemain diganti kecuali kiper Syahrul, Justin Hubner Jordi Amat, Sandy Walsh. Di lini tengah, Edo Febriansyah, Witan Sulaeman, Ivar Jenner, Marselino, Hokky Caraka, Adam Alis, dan Ramadhan Sananta dimainkan bersamaan dalam 45 menit kedua.
Permainan tampak lebih lancar di babak kedua, dan bahkan Indonesia menciptakan peluang melalui tendangan Adam Alis, yang sayangnya masih membentur tiang gawang.
Pada menit ke-57, Omar Alkhoja membuat keunggulan Libya menjadi 2-0, dimanfaatkan dari kesalahan pemain belakang Indonesia.
Di menit 87, Libya mencetak gol lagi, dan pada akhir pertandingan, Libya menutupnya dengan skor 4-0 berkat kesalahan pemain belakang Indonesia.
Untuk pertandingan kedua yang akan dimasukkan dalam perhitungan poin FIFA, STY kemungkinan akan menurunkan starting eleven terbaiknya.
Baca Juga: KBRI Tokyo Terus Pantau Kondisi WNI Pasca Gempa Ishikawa
Namun, poin yang didapatkan Indonesia dalam peringkat FIFA tidak akan signifikan karena pertandingan ini termasuk kategori tier 1 atau diadakan di luar kalender FIFA. Jika menang, Indonesia hanya akan mendapatkan tambahan 2,93 poin, sedangkan hasil imbang memberikan 0,43 poin, dan kekalahan mengakibatkan kehilangan 2,07 poin.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: auroranews.id
Artikel Terkait
Alwi Farhan Buka Opsi Tak Berpuasa Saat All England 2026 Beririsan dengan Ramadhan
PSM Makassar Krisis Identitas Usai Kalah Ketiga Kali Beruntun
Lanny/Apriyani Gasak Wakil UEA, Melaju ke 16 Besar German Open 2026
Arsenal dan Barcelona Bersaing Rekrut Julian Alvarez