Marco Bezzecchi selangkah lagi kembali ke lintasan. Pembalap Aprilia asal Italia itu telah mengendarai motor lagi untuk pertama kalinya sejak mengalami patah tulang selangka di MotoGP Jerman, akhir Juli lalu. Kabar ini menjadi sinyal positif bagi timnya menjelang seri perdana setelah jeda musim panas, MotoGP Inggris di Silverstone.
Bezzecchi mengalami cedera tersebut saat sesi kualifikasi di Sachsenring, yang memaksanya absen pada balapan sprint dan balapan utama. Ia langsung menjalani operasi pada tulang selangka yang patah, sekaligus membersihkan luka di lutut akibat kecelakaan yang sama. Sejak awal, Aprilia optimistis pembalap berusia 27 tahun itu bisa tampil di Silverstone, dan optimisme itu kini semakin kuat.
Dalam proses rehabilitasi, Bezzecchi sudah kembali mengendarai Aprilia RSV4 di Sirkuit Misano. Perkembangan ini diumumkan langsung oleh tim melalui pernyataan resmi pada Rabu (29/7).
"Kepada rekan-rekan media, kemarin Marco Bezzecchi menyelesaikan sesi yang terdiri dari empat putaran menggunakan RSV4 miliknya di Sirkuit Misano," tulis Aprilia. "Program rehabilitasinya berjalan sesuai rencana. Agenda berikutnya adalah Silverstone, tempat dia akan menjalani pemeriksaan medis bersama tim medis MotoGP."
Paruh Musim yang Sulit
Cedera di Sachsenring memperpanjang periode sulit yang dialami Bezzecchi pada paruh pertama MotoGP 2026. Setelah memenangi MotoGP Italia pada Mei, performanya terus menurun dan dia gagal meraih poin pada setiap balapan utama yang dijalani sejak saat itu.
Kesialan Bezzecchi dimulai saat terlibat tabrakan beruntun di tikungan pertama MotoGP Hungaria. Insiden tersebut dipicu rekan setimnya sendiri, Jorge Martin, sehingga membuatnya gagal finis. Masalah kembali menghampiri saat MotoGP Ceko. Bezzecchi mendapat hukuman larangan tampil setelah memukul seorang marshal usai mengalami kecelakaan pada balapan sprint.
Saat kembali berlaga di MotoGP Belanda, nasib buruk belum berakhir. Dia terjatuh pada awal balapan utama sebelum akhirnya mengalami patah tulang selangka saat sesi kualifikasi MotoGP Jerman. Rangkaian hasil buruk tersebut membuat posisi Bezzecchi di klasemen berubah drastis. Sempat memimpin perebutan gelar juara dunia, kini dia turun ke peringkat keempat dengan selisih 22 poin dari rekan setimnya, Jorge Martin, yang memimpin persaingan.
Aprilia berharap hasil pemeriksaan medis di Silverstone memberikan lampu hijau bagi Bezzecchi untuk kembali balapan. Harapan itu cukup besar mengingat dia pernah menjuarai MotoGP Inggris pada musim lalu.
Artikel Terkait
Bezzecchi Akui Terlalu Bernafsu Kejar Marquez hingga Kecelakaan Hebat di MotoGP Belanda
Marco Bezzecchi Alami Kecelakaan Hebat di MotoGP Belanda, Puncak Klasemen Direbut Jorge Martin
Ai Ogura Akhirnya Patahkan Puasa Kemenangan Jepang di MotoGP Setelah 22 Tahun
Sprint Race MotoGP Belanda Memperketat Persaingan Papan Atas