IHSG Menguat 0,64 Persen dalam Sepekan, Investor Asing Catat Net Buy Rp7,10 Triliun

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:15 WIB
IHSG Menguat 0,64 Persen dalam Sepekan, Investor Asing Catat Net Buy Rp7,10 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini dengan penguatan tipis di tengah fluktuasi pasar. Berdasarkan data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berada di level 6.236,126 pada Jumat (31/7/2026), naik 0,64 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya di 6.196,430.

Penguatan indeks ini seiring dengan meningkatnya kapitalisasi pasar BEI dari Rp10.870 triliun menjadi Rp10.923 triliun, atau bertambah sekitar Rp53 triliun. Namun, aktivitas perdagangan justru menunjukkan perlambatan. Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan tercatat Rp15,44 triliun, turun 21,86 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp19,76 triliun.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang merosot 31,23 persen menjadi 30,04 miliar saham, dari sebelumnya 43,68 miliar saham. Frekuensi transaksi harian ikut terkoreksi 31,88 persen menjadi 1,82 juta kali transaksi, dibandingkan pekan sebelumnya sebanyak 2,67 juta kali. Secara keseluruhan, total volume perdagangan saham selama sepekan mencapai 150,20 miliar saham dengan nilai transaksi Rp77,18 triliun dan frekuensi 9,09 juta kali transaksi.

Di tengah lesunya aktivitas, investor asing justru mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp7,10 triliun di seluruh pasar selama periode tersebut. Aksi beli asing tersebut menjadi salah satu penopang penguatan IHSG. Sementara itu, investor domestik membukukan net sell Rp7,1 triliun pada periode yang sama.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor berada di zona hijau. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 2,71 persen, diikuti barang konsumen non-primer yang naik 2,61 persen, kesehatan 2,51 persen, dan teknologi 2,12 persen. Sebaliknya, sektor properti dan real estate menjadi yang terlemah dengan penurunan 3,49 persen, disusul infrastruktur yang melemah 1,74 persen dan energi yang terkoreksi 1,02 persen.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags