Zinedine Zidane akan resmi diumumkan sebagai pelatih baru tim nasional sepak bola Prancis, menggantikan Didier Deschamps yang telah memimpin Les Bleus selama 14 tahun. Konferensi pers dijadwalkan berlangsung Selasa ini di markas Federasi Sepak Bola Prancis di Paris.
Penunjukan Zidane menandai awal era baru bagi Prancis setelah kekecewaan di semifinal Piala Dunia 2026 dan berakhirnya era panjang Deschamps. Legenda sepak bola Prancis itu dikenal karena pendekatan taktisnya yang fleksibel dan kemampuannya mengeluarkan potensi terbaik pemain.
Karim Benzema, mantan pemain internasional Prancis dan pemenang Ballon d'Or 2022, menyatakan dukungan penuh kepada Zidane. "Dia legenda, dia kakak laki-laki," ujar Benzema dalam wawancara dengan Konbini. "Apakah saya senang jika dia menjadi pelatih Les Bleus? Saya tidak yakin pasti itu dia, tapi kalau iya, saya sangat senang." Benzema saat ini bermain untuk Al-Hilal dan masih menunjukkan performa tajam dengan sembilan gol dalam 13 pertandingan musim ini.
Benzema pernah bekerja sama dengan Zidane saat meraih banyak gelar Liga Champions di Real Madrid. Di bawah Zidane, Benzema mencetak 108 gol selama dua periode (2016-2018 dan 2019-2021), menjadi salah satu pemain andalan setelah Cristiano Ronaldo. Zidane membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut (2016, 2017, 2018) serta gelar LaLiga dan berbagai piala lainnya.
Dalam konferensi pers nanti, Zidane diharapkan menegaskan filosofi permainannya yang menekankan penguasaan bola, distribusi cepat, dan kebebasan pemain untuk berekspresi di lapangan. Ia juga diakui memiliki kemampuan manajemen pemain yang kuat berkat pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di klub-klub elite serta tim nasional. Aura dan reputasinya diperkirakan akan membawa rasa hormat dan motivasi tinggi dalam skuad Prancis.
Zidane akan menghadapi skuad yang tengah bertransformasi dengan talenta muda seperti Michael Olise, Bradley Barcola, dan bintang mapan seperti Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé. Salah satu kejutan awal dari era Zidane bisa datang dari panggilan pemain muda Eli Junior Kroupi. Pemain berusia 20 tahun ini tampil impresif di Liga Premier bersama Bournemouth dengan 13 gol musim lalu, dan sudah menarik perhatian sejumlah klub besar serta federasi Prancis.
"Kejutan pertama untuk pemanggilan Zidane di tim nasional? Secara naluriah saya katakan Eli Junior Kroupi berdasarkan performanya di Bournemouth," kata Elton Mokolo kepada RMC. Kroupi yang memiliki peluang memilih antara Prancis, Pantai Gading, dan Portugal, telah memutuskan untuk membela Prancis dan berpotensi mendapat kesempatan di pertandingan Nations League mendatang.
Artikel Terkait
Gelombang Panas Landa Eropa, Ribuan Orang Dievakuasi dari Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan Landa Prancis Barat Daya, 3.700 Hektar Ludes
Prancis Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
Prancis Sahkan UU Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun