Ambisi Persija Jakarta menyambut Super League 2026/2027 kian nyata. Setelah mengamankan sejumlah pemain lokal, Macan Kemayoran kini dikabarkan tengah memburu bek berpengalaman asal Serbia, Radovan Pankov.
Menariknya, upaya Persija tidak sekadar bersaing dengan sesama klub Asia. Klub ibu kota itu disebut harus berhadapan langsung dengan sejumlah peminat dari Eropa yang juga ingin mendapatkan tanda tangan bek berusia 30 tahun tersebut.
Media Polandia Legia.net melaporkan bahwa Persija bahkan telah mengajukan nilai kontrak yang jauh lebih tinggi dibandingkan tawaran yang datang dari klub-klub Eropa. Status Pankov yang kini berstatus bebas transfer menjadi alasan mengapa namanya menjadi salah satu komoditas paling menarik pada bursa transfer musim panas.
Bek kelahiran Novi Sad, Serbia, 5 Agustus 1995 itu resmi berpisah dengan Legia Warsawa setelah kontraknya berakhir pada 1 Juli 2026. Sejak saat itu, sejumlah klub langsung bergerak untuk mencoba mengamankan jasanya. Salah satu klub yang paling serius adalah Pogon Szczecin, peserta kasta tertinggi Liga Polandia.
Menurut laporan Legia.net, Pogon bahkan telah menyodorkan proposal kontrak yang cukup kompetitif. Namun tawaran tersebut akhirnya ditolak oleh Pankov. Penyebabnya adalah munculnya proposal bernilai jauh lebih besar dari Persija Jakarta.
“Radovan Pankov pekan lalu menerima tawaran serius dari Pogon Szczecin, tetapi memilih untuk menolaknya. Meski klub tersebut menawarkan kontrak yang cukup menarik, mereka tidak mampu bersaing dengan tawaran bernilai fantastis yang diajukan Persija Jakarta,” tulis Legia.net.
Laporan tersebut semakin memperkuat sinyal bahwa Persija benar-benar serius membangun skuad yang mampu bersaing dalam perebutan gelar musim depan. Tak hanya Pogon Szczecin, Pankov juga sempat dikaitkan dengan klub asal Korea Selatan. Namun hingga kini, belum ada kesepakatan yang tercapai dan Persija disebut masih berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Pengalaman di Eropa Jadi Daya Tarik
Menariknya lagi, mantan klubnya, Legia Warsawa, sebenarnya masih ingin mempertahankan sang pemain. Pankov dinilai sebagai salah satu figur penting di lini pertahanan Legia dalam dua musim terakhir. Sepanjang musim lalu, ia mencatatkan 26 penampilan di seluruh kompetisi dengan sumbangan satu gol dan satu assist.
Selain tampil di kompetisi domestik Polandia, Pankov juga ikut memperkuat Legia pada ajang Liga Konferensi Eropa, menunjukkan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level sepak bola Eropa. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Persija tertarik memboyongnya ke Indonesia.
Pankov bukan bek sembarangan. Selama berkarier di Eropa, ia pernah memperkuat sejumlah klub besar Serbia, termasuk Red Star Belgrade. Bersama klub tersebut, ia merasakan atmosfer Liga Champions Eropa musim 2019/2020, kompetisi paling bergengsi di level klub dunia. Tak hanya itu, ia juga memiliki pengalaman tampil sebanyak 15 pertandingan di Liga Europa dan 17 pertandingan di Liga Konferensi Eropa. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu bek paling berpengalaman yang berpotensi merumput di Super League musim depan.
Dengan tinggi badan mencapai 185 sentimeter, Pankov dikenal memiliki kemampuan duel udara yang kuat, disiplin menjaga lini belakang, serta piawai membaca arah permainan lawan. Karakter tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan Persija yang musim lalu masih kerap kehilangan konsentrasi di sektor pertahanan pada laga-laga penting. Apabila transfer ini benar-benar terwujud, Pankov diproyeksikan menjadi pemimpin baru di jantung pertahanan Macan Kemayoran.
Pengalamannya bermain di kompetisi elite Eropa juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemain-pemain muda Persija. Sejauh ini, Persija memang belum memperkenalkan pemain asing anyar untuk musim 2026/2027. Klub baru mengumumkan tiga rekrutan lokal, yakni Victor Dethan, Aqil Savik, dan Pratama Arhan. Karena itu, Pankov berpeluang menjadi pemain asing pertama yang diumumkan Macan Kemayoran pada bursa transfer kali ini.
Kehadirannya tentu akan menjadi sinyal kuat bahwa Persija tidak hanya ingin bersaing di papan atas, tetapi juga membangun tim dengan fondasi pertahanan yang kokoh.
Meski demikian, hingga kini proses negosiasi masih belum mencapai tahap resmi. Baik Persija Jakarta maupun pihak Radovan Pankov belum memberikan pernyataan terkait kabar tersebut. Namun apabila laporan media Polandia itu benar adanya, Persija menunjukkan keseriusannya dengan berani bersaing secara finansial melawan klub-klub Eropa demi mendapatkan bek berpengalaman yang pernah mencicipi Liga Champions.
Kini perhatian suporter Macan Kemayoran tertuju pada langkah manajemen dalam beberapa hari ke depan. Jika kesepakatan tercapai, Radovan Pankov bukan hanya akan menjadi rekrutan asing pertama Persija musim ini, tetapi juga salah satu transfer paling bergengsi di Super League 2026/2027.
Artikel Terkait
Persija Jakarta Dikabarkan Dekati Bek Serbia Radovan Pankov
Yoyok Sukawi Kecewa Pratama Arhan Ingkar Janji, Gabung Persija
Persib Dikaitkan dengan Eks Bek Timnas Prancis Juara Piala Dunia 2018
Persija Jakarta Resmi Rekrut Pratama Arhan dengan Kontrak Tiga Musim