Eks pembalap MotoGP, Aleix Espargaro, menilai Jorge Martin layak menjadi kandidat juara dunia MotoGP 2026. Namun, pesaing terberatnya bukanlah rekan setimnya, Marco Bezzecchi, melainkan Marc Marquez.
Martin, yang merupakan juara dunia MotoGP 2024, memulai musim 2026 dengan gemilang. Ia telah mengoleksi satu kemenangan dan lima podium, termasuk tiga kali finis di posisi kedua. Kini, pembalap asal Spanyol itu memimpin klasemen sementara dengan 193 poin.
Bezzecchi, yang hanya terpaut tujuh poin di belakang Martin, seharusnya menjadi pesaing utama. Namun, performa Bezzecchi menurun drastis dalam tiga seri terakhir, gagal meraih satu poin pun dari balapan utama. Situasi ini membuat Espargaro berpendapat bahwa Marquez, yang saat ini berada di peringkat kelima dengan 153 poin, adalah ancaman nyata.
“Marc adalah Marc. Kendati penampilannya buruk di MotoGP Belanda 2026, dia masih sangat dekat dengan baris depan,” kata Espargaro, dikutip dari Motosan, Rabu (8/7/2026). “Buat saya, rival utama Jorge Martin untuk juara dunia MotoGP 2026 masih Marc Marquez,” imbuhnya.
Selain Marquez, Espargaro juga menyebut Ai Ogura sebagai kuda hitam. Ogura saat ini menempati posisi keempat dengan 168 poin, dan performanya dalam dua seri terakhir GP Republik Ceko dan Belanda menuai pujian. “Jika saya harus menambahkan nama ketiga, itu adalah Ogura. Saya pikir mereka bertiga yang bisa bertarung untuk juara dunia MotoGP 2026,” tandas Espargaro.
Setelah ini, MotoGP 2026 akan berlanjut ke seri Jerman di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, pada 10-12 Juli.
Artikel Terkait
Alex Marquez Akui Tekanan Jadi Adik Marc: Ada Beban Mental
Bagnaia Abai Konflik Rossi-Marquez, Fokus pada Hubungan Profesional di Garasi Ducati
Marc Marquez Incar Kemenangan ke-13 di Sachsenring, Jorge Martin Jadi Ancaman
Marc Marquez Pilih Nikmati Penghujung Karier, Bukan Kejar Rekor