Cape Verde Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Argentina

- Selasa, 30 Juni 2026 | 07:30 WIB
Cape Verde Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Argentina

Tim nasional sepak bola Cape Verde memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi di NRG Stadium, Houston, Sabtu (27/6/2026). Hasil itu mengantarkan debutan Piala Dunia ini melaju sebagai runner-up Grup H dengan raihan tiga poin.

Keberhasilan Cape Verde, yang mengandalkan soliditas lini belakang dan efektivitas serangan balik, menjadi salah satu kisah paling inspiratif di turnamen ini. Pada babak gugur nanti, mereka dijadwalkan bertanding melawan juara bertahan Argentina di Hard Rock Stadium, Miami, pada Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.

"Bagi kami, tak ada yang tidak mungkin. Kami dan orang-orang di Cape Verde akan sangat bangga atas apa yang dilakukan," kata pelatih Cape Verde, Bubista, seperti dikutip dari The Independent.

Pencapaian ini menjadi sorotan mengingat Cape Verde merupakan negara kepulauan di Afrika dengan populasi hanya 524.877 jiwa berdasarkan survei World Bank 2024. Jumlah penduduk negara yang dipimpin Perdana Menteri Francisco Carvalho sejak 19 Juni 2026 itu setara dengan dua kecamatan di DKI Jakarta.

"Pertama, kami sangat bangga bisa melawan Argentina. Sejak awal, kami mengatakan salah satu tujuan kami adalah menunjukkan negara kami kepada seluruh dunia," tutur Bubista.

Secara historis, kepulauan yang ditemukan penjelajah Portugis ini awalnya tidak berpenghuni hingga menjadi koloni Eropa pertama di iklim tropis pada 1462 dan sempat menjadi pusat transit perdagangan budak transatlantik. Kini, melalui sepak bola, negara yang resmi mengubah namanya menjadi Cabo Verde di PBB pada 2013 berhasil mengejutkan dunia setelah sebelumnya menahan imbang Spanyol 0-0 dan kalah tipis 2-3 dari Uruguay di fase grup.

"Bisa melawan Argentina dan Messi di fase ini sangat luar biasa bagi negara kami, terlepas dari pertandingan itu sendiri," kata Bubista.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags