Hector Souto Soroti Minimnya Kompetisi Berkualitas bagi Timnas Futsal Indonesia U-17

- Jumat, 26 Juni 2026 | 08:35 WIB
Hector Souto Soroti Minimnya Kompetisi Berkualitas bagi Timnas Futsal Indonesia U-17

Timnas Futsal Indonesia U-17 membutuhkan turnamen berkualitas dengan durasi panjang agar para pemainnya bisa berkembang secara optimal. Hal itu diungkapkan secara tegas oleh Hector Souto, Kepala Ekspedisi Timnas Futsal Indonesia, saat mendampingi skuad Garuda Muda menjalani pemusatan latihan di Spanyol.

Menurut Hector, kebutuhan akan kompetisi level tinggi menjadi sangat krusial bagi tim U-17 yang saat ini diasuh oleh Amril Daulay. Ia menilai pemain muda memerlukan jam terbang yang konsisten agar bisa tumbuh sesuai dengan tuntutan futsal modern. Saat ini, Timnas Futsal Indonesia U-17 tengah menjalani pemusatan latihan di Spanyol, sebuah program yang dirancang untuk memberikan pengalaman bertanding melawan lawan-lawan dengan tradisi futsal yang kuat.

Ujian berat langsung datang ketika Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-4 dalam laga uji coba bertajuk IV Torneo Internacional U17 – VI Nations. Pertandingan tersebut berlangsung di Castro Del Rio, Cordoba, pada Kamis (24/6/2026). Hector Souto tidak menutup mata terhadap realitas pahit itu. Ia menyampaikan refleksi jujur melalui media sosial pribadinya, menyoroti keterbatasan kompetisi yang selama ini dijalani para pemain muda Indonesia.

“Tapi, apa yang kalian harapkan, teman-teman? Prajurit-prajurit kecil saya ini belajar hanya dari turnamen-turnamen singkat seminggu. Mereka tidak tumbuh dengan latihan yang modern ataupun lengkap,” ucap Hector Souto, dikutip dari unggahan Instagram pribadinya.

Meski mengakui ketertinggalan dari sisi pengalaman dan sistem latihan, Hector menegaskan satu hal yang membuatnya bangga. Ia menilai mental bertanding pemain Indonesia U-17 menunjukkan karakter yang kuat.

“Namun, meski begitu, mereka telah menyuguhkan pertandingan di mana mereka tidak pernah menyerah sama sekali, seberat apapun kesulitannya dan sekuat apapun lawannya,” tambahnya.

Hector menyebut kekalahan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proses pembentukan tim. Ia memastikan skuad U-17 akan terus berproses agar tampil lebih solid dan tangguh dalam jangka panjang.

“Masih banyak kekalahan yang harus kita telan ke depan. Tapi bersama kalian, dan generasi yang akan datang nanti, saya siap berjuang sampai ke ujung dunia. Hari ini, kita telah meletakkan batu pondasi pertama yang besar untuk masa depan,” katanya.

Keikutsertaan Indonesia U-17 di turnamen VI Nations U-17 masuk dalam peta jalan pembinaan usia dini. Turnamen ini memberi ruang evaluasi taktis yang sulit diperoleh jika hanya bertanding di level regional. Bertemu negara dengan tradisi futsal mapan seperti Spanyol memberikan pengalaman berharga bagi para pemain. Jam terbang internasional ini diharapkan mampu membentuk karakter, daya saing, serta kualitas teknis generasi masa depan Timnas Futsal Indonesia.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.