Colo Colo memastikan posisi di puncak klasemen Grup E Copa Chile 2026 setelah menundukkan O’Higgins dengan skor tipis 3-2 di Estadio Monumental, Kamis (25/6) malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan sempurna tim arahan Fernando Ortiz di fase grup.
Dengan tambahan tiga poin, Colo Colo kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, unggul lima angka dari O’Higgins yang justru terbenam di dasar klasemen. Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak babak pertama. Maximiliano Romero membuka keunggulan pada menit ke-24, disusul gol Joaquín Sosa di menit ke-39 yang membuat Colo Colo unggul 2-0 saat jeda.
Namun, O’Higgins tidak menyerah begitu saja. Mereka menyamakan kedudukan dalam waktu tiga menit di penghujung laga. Gol bunuh diri Felipe Faundez pada menit ke-79 memangkas ketertinggalan, sebelum Thiago Vecino menyelesaikan peluang dari kesalahan kiper Gabriel Maureira pada menit ke-82.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, muncullah Felipe Raipan. Pemain berusia 16 tahun yang baru masuk tiga menit sebelumnya itu memanfaatkan umpan silang di kotak penalti untuk menanduk bola masuk ke gawang O’Higgins pada menit ke-90 1. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis bagi Colo Colo.
Ketegangan masih berlanjut hingga injury time. Kapten O’Higgins, Alan Robledo, harus menerima kartu merah dari wasit Jose Cabero pada menit ke-90 6 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Sosa.
Raipan, yang berasal dari kota Pucón, mencatatkan namanya dalam sejarah klub. Menurut laporan media lokal, ia menjadi salah satu debutan termuda yang pernah memperkuat Colo Colo di kompetisi resmi, setelah sebelumnya tampil perdana saat melawan Deportes Recoleta pada pekan lalu.
Usai pertandingan, pelatih Fernando Ortiz meluapkan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit, terutama kepada asisten wasit keempat Alejandro Molina. “Lo dijo una vez Garnero, lo dijo Gago, ahora lo digo yo. Las cosas que se comunican y la forma en que se expresan no es la correcta,” ujar Ortiz. Ia menambahkan bahwa sepak bola memang sebuah permainan, tetapi sikap tidak tepat yang berulang dari pengadil lapangan memicu kemarahannya. “Yo puedo decir, ellos no pueden decir, entonces que el respeto sea mutuo, espero que se entienda,” katanya.
Mengenai jalannya pertandingan, Ortiz membantah timnya meremehkan lawan. Ia justru mengakui O’Higgins sebagai tim tangguh yang mampu memanfaatkan kelengahan kecil anak asuhnya. Terkait performa Raipan, Ortiz menegaskan komitmennya dalam membina pemain muda. “Estando encima, hablando con la gente encargada desde abajo, tener diálogo permanente, que ellos entiendan que si hacen un buen papel en su categoría, van a tener la posibilidad en Primera División. Ellos lo saben y lo aprovechan,” tuturnya.
Ortiz juga menolak berkomentar mengenai sanksi larangan bertanding empat laga yang diterima penyerangnya, Javier Correa. “No me meto en esas cosas, porque no soy quien para opinar,” ucapnya.
Kemenangan dramatis ini turut disaksikan langsung oleh mantan pemain Colo Colo yang kini membela Elche, Lucas Cepeda. Ia memberikan pujian khusus kepada Raipan. “Que siga cumpliendo sueños y le dé alegrías a los colocolinos,” ujar Cepeda.
Berdasarkan jadwal kompetisi, O’Higgins selanjutnya akan berhadapan dengan Deportes Recoleta pada hari Minggu. Sementara itu, Colo Colo dijadwalkan bertandang ke markas Union Espanola di Stadion Santa Laura pada hari Senin mendatang.
Artikel Terkait
Pantai Gading dan Ekuador Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Persija Jakarta Sepakat Rekrut Bek Timnas Bosnia Kerim Memija, Kontrak Dua Tahun
Klopp Kagumi Messi dan Ronaldo yang Masih Bersinar di Piala Dunia 2026
Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe dan Haaland di Laga Pamungkas Grup I Piala Dunia 2026