Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah utara Venezuela, menewaskan sedikitnya 235 orang dan melukai lebih dari 1.500 lainnya. Bencana yang terjadi pada Kamis (25/6/2026) itu memicu operasi penyelamatan besar-besaran di sejumlah kota yang porak-poranda akibat reruntuhan bangunan.
Guncangan berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo melanda kawasan pesisir, dengan episentrum berada di dekat Los Corales, negara bagian La Guaira sekitar 38 kilometer barat laut ibu kota, Caracas. Ribuan warga terdampak langsung, dan banyak bangunan dilaporkan ambruk.
Tim penyelamat dan warga setempat masih terus bekerja di tengah puing-puing. Mereka mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. Alat berat dan personel darurat dikerahkan untuk mempercepat evakuasi di berbagai titik.
"Sejumlah petugas penyelamat membawa korban luka menggunakan tandu darurat akibat gempa bumi," demikian laporan dari lokasi kejadian. Proses evakuasi masih berlangsung intensif, sementara pemerintah setempat terus melakukan pendataan terhadap para korban.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa masih dimungkinkan bertambah seiring meluasnya jangkauan pencarian. Pemerintah Venezuela belum merilis pernyataan resmi terkait langkah tanggap darurat secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Sabdo Palon dan Naya Genggong: Mitos Perlawanan yang Hidup dalam Wayang
Peringkat Daya Saing Indonesia Anjlok ke Posisi 40, Terendah dalam Satu Dekade
Konflik Lahan di Serdang Bedagai, Puluhan Motor dan Truk Dibakar Warga
Mahfud MD Desak Prabowo Buka Nama Pendana Demo Mahasiswa, Bukan Sekadar Tuduhan Samar