Belanda memastikan diri melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026 dengan status juara grup. Menghadapi Tunisia di laga pamungkas Grup F, Jumat (26/6) pagi WIB, De Oranje menang meyakinkan dengan skor 3-1. Hasil ini mengunci posisi puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin, sementara lawannya harus pulang lebih awal setelah finis di dasar grup tanpa satu poin pun.
Kemenangan ini dibangun sejak menit awal. Belanda tidak memberi kesempatan Tunisia untuk bernapas. Baru tiga menit laga berjalan, tekanan dari sisi kanan melalui umpan silang Denzel Dumfries berujung petaka bagi lawan. Kapten Tunisia, Ellyes Skhiri, salah mengantisipasi bola dan justru mencetak gol bunuh diri. Keunggulan cepat itu langsung dimanfaatkan tim asuhan Ronald Koeman untuk tampil semakin percaya diri.
Empat menit berselang, keunggulan bertambah. Skema bola mati menjadi sumber gol kedua Belanda. Tendangan bebas Tijjani Reijnders diteruskan Virgil van Dijk ke depan gawang. Brian Brobbey, yang menguasai bola dengan tenang, melepaskan penyelesaian akurat ke tiang jauh dan menggandakan kedudukan menjadi 2-0.
Sebelum dua gol itu tercipta, Tunisia sebenarnya sempat memiliki peluang emas. Ismael Gharbi berhasil menembus area berbahaya, tetapi penyelesaian akhirnya melambung di atas mistar. Kesempatan lain datang lewat sundulan Anis Ben Slimane menyambut umpan silang Yan Valery, namun kiper Belanda, Bart Verbruggen, masih sigap mengamankan gawangnya.
Memasuki babak kedua, Tunisia tampil jauh lebih berani. Tim besutan Herve Renard meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya memperkecil kedudukan pada menit ke-54. Hazem Mastouri sukses memanfaatkan umpan matang Hannibal Mejbri untuk menggetarkan gawang Belanda. Gol itu sempat membangkitkan harapan Tunisia untuk mengejar ketertinggalan.
Momentum itu tidak bertahan lama. Belanda langsung merespons dengan gol ketiga yang lahir dari situasi sepak pojok. Tijjani Reijnders mengirim umpan akurat ke kotak penalti yang disambut sundulan Jan Paul van Hecke. Bola mengarah tepat ke gawang dan mengembalikan keunggulan dua gol bagi De Oranje. Skor berubah menjadi 3-1.
Tertinggal kembali, Herve Renard melakukan sejumlah pergantian pemain. Hadj Mahmoud, Elias Achouri, dan Mortadha Ben Ouanes dimasukkan pada menit ke-67, kemudian Firas Chaouat menyusul pada menit ke-75 untuk menambah daya gedor. Namun, meski terus berusaha menekan hingga peluit panjang dibunyikan, Tunisia gagal menciptakan gol tambahan. Belanda mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Kemenangan ini memastikan Belanda menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen Grup F dengan tujuh poin sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar. Sementara Tunisia harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 sebagai juru kunci grup setelah selalu menelan kekalahan dalam tiga pertandingan.
Susunan Pemain
Tunisia (4-2-3-1): Aymen Dahmen; Yan Valery, Montassar Talbi, Mohamed Amine Ben Hmida, Ali Abdi; Ellyes Skhiri, Rani Khedira; Anis Ben Slimane, Hannibal Mejbri, Ismael Gharbi; Hazem Mastouri. Pelatih: Herve Renard.
Belanda (4-3-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders; Donyell Malen, Brian Brobbey, Cody Gakpo. Pelatih: Ronald Koeman.
Artikel Terkait
Gol Debutan 16 Tahun di Menit Akhir Bawa Colo Colo Kalahkan O’Higgins 3-2
Ekuador Kalahkan Jerman 2-1 di Laga Pamungkas, Lolos ke Babak Selanjutnya Piala Dunia U-20
Uruguay Terjepit di Grup H, Wajib Kalahkan Spanyol untuk Lolos ke Babak 32 Besar
Australia Vs Paraguay Perebutkan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026