Ribuan Bobotoh, pendukung setia Persib Bandung, mengubah pusat Kota Bandung menjadi lautan biru saat mereka memadati jalanan untuk menyambut konvoi juara tim kebanggaannya, Minggu (24/5/2026). Perayaan ini digelar untuk merayakan keberhasilan Persib meraih gelar juara Super League 2025/2026, sekaligus mencatatkan hattrick gelar Liga Indonesia. Di tengah euforia yang meluap, nama pelatih Bojan Hodak menjadi yang paling sering diteriakkan, namun di sisi lain, bek Frans Putros harus kehilangan ponselnya dalam kerumunan massa.
Para suporter yang datang dari berbagai daerah berjejal di sepanjang rute konvoi, mulai dari Gedung Sate hingga Jalan Asia Afrika. Mereka rela berdesakan demi bisa melihat langsung para pemain dan pelatih yang melambaikan tangan dari atas bus terbuka sambil memamerkan trofi juara. Sorak sorai dan nyanyian kemenangan menggema tanpa henti, menciptakan atmosfer yang penuh semangat dan kebanggaan.
Bojan Hodak, arsitek taktik asal Kroasia, menjadi pusat perhatian. Ia berdiri tegap di samping para pemainnya sambil mengangkat trofi tinggi-tinggi, membalas yel-yel yang terus digelorakan oleh para pendukung setia Maung Bandung. Kehadirannya seolah menjadi simbol dari dominasi yang telah dibangun Persib dalam beberapa musim terakhir.
Keberhasilan meraih tiga gelar liga secara berturut-turut menandai era baru bagi Persib. Di bawah komando Bojan Hodak, tim ini tidak hanya sekadar juara, tetapi juga mengukir sejarah emas yang mengukuhkan posisi mereka sebagai raksasa sepak bola nasional. Total lima trofi liga nasional kini telah menjadi milik mereka, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar Persib.
Sepanjang rute konvoi, bendera biru-putih berkibar megah dan lagu-lagu kejayaan terus berkumandang. Antusiasme Bobotoh begitu tinggi; banyak di antara mereka yang nekat memanjat trotoar, halte, hingga pagar pembatas jalan demi mendapatkan sudut foto terbaik untuk mengabadikan momen bersejarah tersebut. Semua ingin menjadi bagian dari catatan manis perjalanan klub kesayangan mereka.
Mengingat jumlah massa yang mencapai puluhan ribu, aparat kepolisian bersama petugas gabungan siaga penuh di titik-titik rawan. Pengamanan ketat dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan konvoi. Pemerintah Kota Bandung juga menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur utama guna mengurai kemacetan yang pasti terjadi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk merayakan kemenangan dengan tertib. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan bersama agar acara berjalan lancar tanpa insiden berarti.
“Kami berharap malam ini menjadi malam terakhir perayaan, selesai. Karena untuk pengamanan kami tidak bisa mengizinkan lagi, mengingat besok pagi Pak Presiden akan hadir ke Kota Bandung,” jelas Farhan dalam pernyataannya.
Meskipun secara umum acara berlangsung meriah dan lancar, ada beberapa insiden kecil yang mewarnai perayaan. Salah satunya dialami oleh pemain Persib, Frans Putros, yang kehilangan telepon genggamnya di tengah kerumunan. Wali Kota Muhammad Farhan membenarkan kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai catatan kecil di tengah kemeriahan.
“Putros kehilangan handphone itu insiden yang saya tahu. Yang lain beberapa, ya, rada dikoetan lah ku ibu-ibu,” katanya.
Selain itu, beberapa orang dilaporkan pingsan saat menyaksikan pawai juara. Bahkan Manajer Persib, Umuh Muchtar, sempat kelelahan dan membutuhkan pertolongan medis. Farhan memastikan seluruh pemain Persib sudah kembali ke rumah masing-masing dan berharap perayaan tidak berlanjut hingga larut malam demi menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Bandung.
Artikel Terkait
Allano Lima Beri Sinyal Tinggalkan Persija, Persebaya Jadi Tujuan Potensial
Ponsel Bek Persib Frans Putros Raib saat Konvoi Juara Super League 2025-2026
Kiandra Ramadhipa Gagal ke Podium Meski Sempat Pimpin Balapan Moto3 Junior Catalunya
Persib Juara Super League 2025/2026, Eliano Reijnders Takjub pada Militansi Bobotoh yang Melebihi Suporter Eropa