Persib Bandung tercatat sebagai tim yang paling sering mendapatkan hadiah penalti di kompetisi Super League musim 2025/2026, dengan total sebelas kali tendangan dari titik putih hingga pekan ke-32. Namun, jumlah sebanyak itu belum berbanding lurus dengan efektivitas eksekusi. Dari sebelas kesempatan yang diperoleh Maung Bandung, empat di antaranya gagal dikonversi menjadi gol.
Empat penalti yang gagal tersebut masing-masing dieksekusi oleh Uilliam Barros saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Marc Klok ketika berhadapan dengan tim yang sama, Luciano Guaycochea saat melawan Persita Tangerang, serta Andrew Jung saat bersua PSM Makassar. Meski demikian, Persib tetap memiliki algojo andalan. Thom Haye dan Andrew Jung menjadi pencetak gol penalti terbanyak bagi tim asal Kota Kembang itu, masing-masing dengan tiga gol.
Sementara itu, Dewa United justru mencatatkan rekor sempurna dari titik putih. Dari tujuh penalti yang diperoleh sepanjang musim, seluruhnya berhasil dikonversi menjadi gol tanpa satu pun kegagalan. Menariknya, semua gol penalti tersebut dicetak oleh satu pemain, yakni Alex Martins. Ketajaman penyerang asal Brasil itu menjadi salah satu faktor yang membuat Dewa United tampil kompetitif musim ini. Selain Dewa United, beberapa klub lain juga mencatatkan rekor serupa, seperti Arema FC, PSIM Yogyakarta, dan Bhayangkara FC yang sama-sama sukses memanfaatkan seluruh penalti yang didapat.
Di bawah Persib, Persija Jakarta dan Madura United sama-sama memperoleh sembilan hadiah penalti. Namun, rasio keberhasilan kedua tim cukup berbeda. Persija tampil lebih efektif dengan tujuh penalti sukses dan hanya dua yang gagal. Sebaliknya, Madura United hanya mampu mengonversi lima penalti menjadi gol, sementara empat lainnya gagal dieksekusi.
Di papan atas klasemen, Borneo FC menjadi salah satu tim yang paling minim mendapatkan penalti. Pesut Etam hanya memperoleh empat hadiah penalti hingga pekan ke-32. Meski jumlahnya sedikit, seluruh penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol tanpa kegagalan. Catatan serupa juga dimiliki PSM Makassar yang sukses memaksimalkan empat penalti menjadi gol sempurna. Sementara itu, Persis Solo menjadi tim dengan jumlah penalti paling sedikit musim ini, yakni hanya tiga kali mendapatkan hadiah penalti, dengan satu di antaranya berhasil menjadi gol.
Artikel Terkait
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona, Tuai Pujian Publik
Como Cetak Sejarah, Lolos ke Kompetisi Eropa untuk Pertama Kalinya
Napoli Terancam Gagal ke Liga Champions Usai Kalah dari Bologna, Conte Kritik Pressing Tim
Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate, Pengikut Instagram Klub Meroket 54 Ribu dalam Semalam