Persiapan matang dilakukan Bhayangkara Presisi untuk menghadapi ajang AVC Men’s Champions League 2026 yang akan berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, pada 13 hingga 17 Mei mendatang. Tim voli putra kebanggaan Indonesia itu tidak hanya membawa ambisi besar, tetapi juga mengandalkan skuad bertabur pemain asing kelas dunia. Dengan komposisi pemain yang mengerikan di atas kertas, target juara pun menjadi harga mati yang diusung tim.
Di lini depan, Bhayangkara diperkuat tiga nama besar sekaligus, yakni Bardia Saadat, Noumory Keita, dan Rok Mozic. Saadat baru saja menunjukkan performa gemilang di Proliga 2026 dengan meraih penghargaan sebagai opposite terbaik. Sementara itu, Keita, Mozic, dan middle blocker kokoh asal Kuba, Robertlandy Simon Aties, merupakan pemain yang telah malang melintang di kasta tertinggi Liga Voli Italia, Serie A1.
Keita dan Simon bahkan menjadi sorotan khusus media Korea Selatan, MyDaily, karena keduanya pernah berkiprah di Liga Voli Korea selama dua musim. Simon tercatat sukses mengantarkan Ansan OK Savings Bank meraih gelar juara berturut-turut pada musim 2014-2015 dan 2015-2016. Sementara itu, Keita pernah memperkuat KB Insurance Stars pada musim 2020-2021 dan 2021-2022.
Noumory Keita sendiri kembali bereuni dengan Bhayangkara setelah sebelumnya membantu tim Qatar, Al Rayyan, menjuarai AVC Champions League 2025. Ia juga menjadi andalan Bhayangkara saat meraih gelar pertama Proliga pada 2024. Di sisi lain, tim juga mendapatkan tambahan kekuatan dari juru gedor lokal, Farhan Halim, yang kembali memperkuat Bhayangkara sejak tampil pada Kejuaraan Asia antar-klub 2023.
Bhayangkara tergabung di Grup A bersama juara bertahan Al Rayyan (Qatar), Hyundai Capital Skywalkers (Korea), dan Zhaiyk VC (Kazakhstan). Hyundai Capital Skywalkers sendiri merupakan kampiun Liga Voli Korea 2024-2025 dan runner-up musim 2025-2026. Kehadiran tim-tim kuat ini menjadi ujian berat sekaligus tantangan yang harus dihadapi Bhayangkara untuk mewujudkan ambisi juara.
Irjen Pol Pipit Rismanto, Manajer Bhayangkara Presisi, menegaskan komitmen tim untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya masyarakat Pontianak yang bertindak sebagai tuan rumah.
“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya masyarakat Pontianak sebagai tuan rumah. Kami mencari komposisi pemain yang kuat secara teknis dan memiliki mental juara,” jelas Pipit saat ditemui.
Lebih lanjut, ia menegaskan target utama tim di turnamen ini.
“Target kami jelas: juara AVC tahun ini. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar persiapan tim berjalan lancar,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Konflik Internal Memanas, Masa Depan Allegri dan Tare di AC Milan Makin Tidak Pasti
Persija vs Persib: Rekor Dominasi Pangeran Biru dan Catatan Istimewa David da Silva Warnai Duel El Clasico Indonesia
Arema FC Hadapi PSM Makassar di Kanjuruhan, Tuan Rumah Incar Kemenangan untuk Balas Dendam Suporter
Veda Ega Pratama Incar Pole Position di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026