Megawati Hangestri Batal Gabung Hyundai? Nama Megatron Hilang dari Daftar Pemain dalam Hitungan Jam

- Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB
Megawati Hangestri Batal Gabung Hyundai? Nama Megatron Hilang dari Daftar Pemain dalam Hitungan Jam

SEOUL – Dunia voli Asia lagi ramai, dan kali ini yang jadi pusat perhatian adalah Megawati Hangestri Pertiwi. Bintang voli Indonesia ini kabarnya bakal bergabung sama Hyundai E&C Hillstate. Tapi, masalahnya, berita itu sekarang malah jadi teka-teki yang bikin kepala pusing.

Kemarin siang, Kamis (30/4/2026), nama Megawati sempat muncul di daftar pemain untuk musim 2026/2027. Semua orang langsung heboh. Eh, pas malam harinya, namanya tiba-tiba lenyap begitu aja. Gak ada jejak.

Hilangnya nama “Megatron” dalam hitungan jam itu langsung memicu spekulasi. Mula-mula, banyak yang yakin ini sinyal kalau deal sudah hampir rampung. Apalagi, sebagai opposite baru, namanya sempat terpampang nyata. Tapi sekarang? Publik cuma bisa garuk-garuk kepala. Apa ini cuma error teknis? Atau jangan-jangan ada masalah di balik meja negosiasi? Kontrak gede memang sering bikin rumit.

Bocoran Volleybox yang Misterius

Kita lihat dari data yang beredar. Volleybox platform database voli yang biasanya akurat pada siang hari sudah mencantumkan Megawati sebagai salah satu dari tujuh pemain inti Hyundai Hillstate. Uniknya, dari semua nama yang masuk, Megawati jadi satu-satunya yang belum diumumkan secara resmi sama klub. Biasanya sih, Volleybox suka “curi start” soal transfer pemain besar sebelum pengumuman resmi keluar.

Tapi begitu malam tiba, semuanya berubah drastis. Nama itu lenyap. Padahal, platform ini jarang salah soal bocoran. Banyak yang menduga, mungkin ada yang berubah di menit-menit akhir.

Sebenernya, ketertarikan Hyundai sama Megawati udah jadi rahasia umum sejak lama. Sejak akhir musim 2024/2025, klub juara ini udah ngotot banget pengen bawa dia. Bahkan, sempat ada rencana pertukaran pemain sama Red Sparks, mantan klubnya Megawati. Tapi, kayaknya urusannya gak semudah itu.

Meski sempat nyoba peruntungan di Liga Turki, daya tarik Liga Voli Korea ternyata masih kuat banget buat Megawati. Apalagi, pelatih Kang Sung-hyun sempat terlihat di final Proliga 2026. Itu jadi semacam petunjuk kalau kesepakatan sebenarnya udah di depan mata. Atau setidaknya, itulah yang kita kira.

Kenapa Hyundai Kepincut?

Gak heran sih kalau Hyundai ngotot. Performa Megawati, meski sempat diganggu isu cedera, malah makin gila. Di dalam negeri, dia jadi satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar top skor Proliga 2026. Gak cuma itu, dia juga sukses bawa Jakarta Pertamina Enduro (JPE) juara lagi.

“Ini nunjukin kalau Megawati emang pemain kunci buat JPE. Gak heran dia dapet gelar MVP dan Opposite terbaik di Proliga 2026,” kata seorang sumber yang dekat dengan situasi.

Di level internasional, jejaknya di Korean V-League juga gak kalah mentereng. Dalam dua musim, dia ngumpulin total 1.538 poin dari 67 pertandingan. Tingkat keberhasilan serangannya? 46,01 persen. Angka yang gak main-main. Dia juga yang bikin Red Sparks tembus playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh musim. Bahkan, mereka sampai ke final sebuah perjalanan yang legendaris.

Bola Panas di Tangan Manajemen

Sekarang, bola panas ada di tangan manajemen Hyundai E&C Hillstate. Apakah hilangnya nama Megawati ini bagian dari strategi? Mungkin mereka mau bikin kejutan pas pengumuman resmi nanti. Atau, jangan-jangan ada drama baru yang lagi terjadi di belakang layar? Kita gak tahu.

Yang jelas, status transfer Megawati Hangestri bakal terus jadi perbincangan. Dia kayak magnet yang bikin Liga Voli Korea musim 2026/2027 makin hidup. Suporter sekarang cuma bisa nunggu kepastian resmi. Hitam di atas putih. Biar mereka bisa lihat lagi aksi mematikan sang Megatron di lapangan Korea Selatan. (")

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar