Trotoar Jalan Ambon Bandung Dijadikan Garasi, Satpol PP Lakukan Pembongkaran Paksa Usai Viral

- Senin, 15 Juni 2026 | 11:25 WIB
Trotoar Jalan Ambon Bandung Dijadikan Garasi, Satpol PP Lakukan Pembongkaran Paksa Usai Viral

Sebuah bangunan yang diduga digunakan sebagai garasi dan parkir kendaraan di atas trotoar Jalan Ambon, Kota Bandung, akhirnya dibongkar paksa oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setelah videonya viral di media sosial. Bangunan yang sempat menimbulkan kontroversi itu diketahui berdiri di lahan yang seharusnya menjadi ruang pejalan kaki.

Pantauan langsung di lokasi pada Minggu (14/6/2026) menunjukkan bahwa bangunan tersebut semula tampak seperti gudang penyimpanan. Namun, berdasarkan unggahan yang beredar di Instagram, trotoar itu justru difungsikan sebagai tempat parkir mobil, bukan lagi sebagai fasilitas umum bagi pejalan kaki.

Pembongkaran dilakukan secara manual oleh petugas menggunakan palu dan alat seadanya, hingga bangunan rata dengan tanah. Proses ini berlangsung setelah adanya instruksi langsung dari pimpinan Satpol PP dan Wali Kota Bandung.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Krismarjadi, menegaskan bahwa tindakan tersebut diambil tanpa memandang alasan apa pun di balik pendirian garasi itu. Menurutnya, bangunan tersebut jelas melanggar ketentuan penggunaan trotoar sebagai ruang publik.

"Setelah kami mendapatkan arahan langsung dari Pak Kasatpol PP maupun dari Pak Wali Kota, kami melakukan pembongkaran," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (14/6/2026).

Krismarjadi juga mengungkapkan asal-usul bangunan tersebut. Berdasarkan informasi dari aparat kewilayahan setempat, garasi itu dibangun oleh pengurus RW setempat untuk menyimpan kendaraan operasional bernama Triseda. Kendaraan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah yang sebelumnya kerap hilang.

"Ternyata setelah kami dapatkan informasi dari kewilayahan setempat, ini adalah bangunan yang dibangun oleh RW setempat untuk garasi Triseda. Trisedanya bantuan dari pemerintah pertama, jadi sudah beberapa kali informasi yang kami dapatkan, Triseda itu hilang begitu ya. Sekarang dibangunlah," jelasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar