Di halaman belakang Polda Sumatra Utara, suasana pagi itu tampak berbeda. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas langsung 22 kontainer besar berisi sembako. Bantuan ini ditujukan untuk warga yang masih berjuang menghadapi dampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Tak sendirian, Sigit didampingi sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri. Yang juga hadir adalah Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. Mereka menyaksikan konvoi bantuan yang akan menempuh perjalanan jauh.
Rencananya, puluhan kontainer itu akan dibagi-bagikan ke daerah-daerah yang cukup parah terdampak. Mulai dari Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, lalu ke Kota Sibolga. Bahkan distribusinya merambah hingga ke provinsi tetangga, seperti Sumatra Barat dan Aceh.
Kapolri berharap bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan. "Bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai dengan apa yang menjadi perintah Bapak Presiden," ujar Sigit.
Dia menambahkan, "Kita akan terus melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan (dampak bencana) mulai dari menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan."
Isi kontainer sendiri cukup beragam, ratusan jenis sembako ada di dalamnya. Perkiraan kasar, bantuan sebesar itu bisa memenuhi kebutuhan lebih dari 40 ribu jiwa. Angka yang tidak kecil.
Di sisi lain, penyaluran ini bukan sekadar ritual seremonial belaka. Menurut Kapolri, ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk terus memperhatikan masyarakat yang masih terlilit kesulitan pascabencana. Intinya, agar rakyat benar-benar merasakan bahwa negara hadir di tengah kesulitan mereka, persis seperti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan bencana.
Harapannya jelas: bantuan tepat sasaran, kebutuhan terpenuhi, dan pemulihan bisa berjalan lebih cepat. Langkah nyata di lapangan seperti inilah yang sering kali paling dinantikan.
Artikel Terkait
Dua Remaja Garut Diamankan sebagai Tersangka Pembunuhan Siswa SMP di Bandung Barat
Israel Setujui Pendaftaran Lahan Tepi Barat sebagai Properti Negara
Banjir Genangi Dua Jembatan Rel di Grobogan, Tiga KA Jarak Jauh Dialihkan
Tembok SMP Negeri 182 Kalibata Roboh, Tak Ada Korban Jiwa