Borneo FC Puncaki Klasemen Usai Kalahkan Persik, Keputusan Wasit Tuai Pro Kontra

- Kamis, 30 April 2026 | 05:30 WIB
Borneo FC Puncaki Klasemen Usai Kalahkan Persik, Keputusan Wasit Tuai Pro Kontra

HARIAN – Borneo FC Samarinda kini duduk manis di puncak klasemen Super League 2025-2026. Mereka menang tipis 1-0 atas Persik Kediri, Rabu malam, 29 April 2026 di Stadion Brawijaya. Gol semata wayang dicetak Koldo Obieta pada menit ke-55. Hasil ini jelas mengubah peta persaingan di papan atas.

Tapi kemenangan itu tidak lepas dari kontroversi. Di menit ke-75, wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, memutuskan untuk tidak menunjuk titik putih. Padahal, setelah mengecek VAR, ada insiden handball yang melibatkan Juan Villa, pemain belakang Borneo. Keputusan ini sontak memicu perdebatan.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ikut angkat bicara. Padahal, timnya sendiri belum bertanding di pekan ke-30. Tapi ia tak bisa menutup mata dari hiruk-pikuk soal keputusan wasit itu.

“Saya tidak nonton pertandingannya, tapi semua orang ngomongin soal penalti itu. Anda nonton? Gimana menurut Anda? Itu penalti atau bukan?” ujar Hodak dalam konferensi pers jelang laga kontra Bhayangkara FC, Kamis, 30 April 2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung.

Hodak lalu membandingkannya dengan kejadian serupa. Ia ingat betul saat Persib bertemu Borneo di Samarinda, 15 Maret 2026. Saat itu, wasit asal Malaysia, Razlan Joffri bin Ali, justru memberikan penalti untuk Borneo. Eksekusi Mariano Peralta membuat skor jadi imbang 1-1.

“Mereka bilang situasinya sama. Sama persis kayak waktu kami main di Samarinda. Tapi dulu penalti, sekarang enggak,” katanya, nada bicaranya terdengar sedikit sinis. “Keberuntungan, keberuntungan,” tambahnya sambil tersenyum. “Saya tidak nonton, saya sibuk. Tapi semua orang cuma ngomongin ini. Menarik,” pungkasnya.

Di sisi lain, Hodak juga mulai menyusun strategi untuk laga berikutnya. Ia mengisyaratkan Persib akan bermain lebih hati-hati. Tidak akan ngotot menyerang terbuka seperti biasanya. Menurutnya, bermain agresif belum tentu menjamin kemenangan.

Lihat saja saat Persib ditahan imbang Arema FC 0-0. Mereka melepaskan 29 tembakan ke gawang, tapi tidak satu pun berbuah gol. Lucas Frigeri, kiper Arema, tampil gemilang.

“Dengar, pertandingan terakhir kami menyerang terus. 29 tembakan ke gawang, tapi hasilnya nihil. Itu tidak banyak membantu, tahu?” ujar Hodak, sedikit frustrasi.

“Intinya, Anda harus tampil lebih baik dari lawan. Soal Borneo, mereka menang. Oke, itu urusan mereka,” katanya menutup pembicaraan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar