JAKARTA – Akhirnya, duel klasik yang ditunggu-tunggu bakal tersaji. Persija Jakarta vs Persib Bandung, alias “El Clasico” versi Indonesia, rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Bukan cuma soal gengsi, laga ini juga bisa jadi penentu siapa yang layak angkat trofi Super League 2025/2026.
Kabar ini jelas bikin lega pendukung Macan Kemayoran. Setelah musim ini kebanyakan main kandang pindah-pindah tempat, akhirnya di pekan ke-32 mereka punya peluang besar untuk kembali ke markas kebanggaan. Ya, GBK.
Ketua Panpel Persija, Tauhid Indrasjarief akrab disapa Bung Ferry bilang, pihaknya sudah mengajukan pemakaian SUGBK untuk tiga laga kandang terakhir. Tiga pertandingan itu adalah melawan Persis Solo (27 April), Persib Bandung (10 Mei), dan Semen Padang. Menurut Ferry, pilihan stadion sekarang memang terbatas. Apalagi Jakarta International Stadium (JIS) lagi dalam masa perawatan.
“Insyaallah lawan Persib dan lawan Semen Padang di sini (SUGBK),” ujar Ferry kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
“Karena memang ini yang paling disukai sama tim. Saya kan mengutamakan tim dulu. Ya tinggal GBK pilihan utamanya, nggak ada lagi pilihan lain,” sambungnya.
Tapi, jangan keburu senang dulu. Izin main di GBK ternyata nggak langsung dikasih sekaligus untuk semua laga. Pihak pengelola stadion, kata Ferry, bakal evaluasi pertandingan satu per satu. Baru setelah itu mereka kasih izin lagi.
“Gini, kalau dari pihak GBK, mereka ngeluarin izinnya per pertandingan, tidak sekaligus. Walaupun kita udah ngajuin semua. Tapi mereka bilang, ‘Kita lihat pertandingan ini deh. Nanti kalau pertandingan ini berjalan lancar, aman, baru kita keluarin lagi izinnya’,” jelasnya.
Di sisi lain, dukungan dari kepolisian sudah di tangan. Malah, aparat keamanan lebih setuju Persija main di GBK ketimbang di luar Jakarta. Ferry bilang, komunikasi dengan mereka berjalan mulus.
“Tapi kalau dari kepolisian, kemarin kita udah komunikasi, intinya dari pihak kepolisian malah nggak ada masalah. ‘Daripada Persija main di luar, lebih baik main di GBK aja, kita siap kok bantu,’ gitu,” tambah Ferry.
Nah, di balik kabar baik ini, ada satu syarat penting. Laga melawan Persis Solo jadi penentu. Kalau itu berjalan kacau, ya jangan harap bisa menjamu Persib di GBK. Ferry punya pesan tegas buat Jakmania.
Ia minta semua suporter jaga ketertiban. Patuhi aturan yang ada. Jangan sampai ada ulah yang bikin stadion dicabut izinnya.
“Saya nggak masalah kalau ada yang memang sudah tidak mau nonton untuk pertandingan ini (lawan Solo). Entah sikap mereka karena prestasi Persija, kekecewaan, atau apa, itu nggak masalah. Itu hal paling manusiawi lah, gitu,” ujar Ferry.
“Cuman saya berharap yang hadir, dan yang tidak hadir, bener-bener mendukung supaya pertandingan berjalan lancar. Itu aja. Hal-hal yang memang tidak diperkenankan dalam regulasi, itu jangan lagi dilanggar, gitu.”
“Misalnya petasan, flare, juga kemudian apalagi turun ke lapangan, lemparan. Itu saya berharap itu semua pegang (tahan diri). Supaya kita bisa main di sini sampai akhir musim, gitu. Karena kita nggak ada stadion lagi, gitu,” pungkasnya.
Kalau semuanya lancar, duel Persija vs Persib di GBK bukan cuma pertandingan biasa. Ini panggung besar. Penuh gengsi. Dan bisa jadi penentu arah juara di akhir musim nanti. (")
Artikel Terkait
Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Jerez, Naik ke Peringkat Kedua Klasemen Red Bull Rookies Cup
John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Timnas Jelang Piala AFF 2026, Marselino Ferdinan Kembali
Derbi Jatim: Arema FC vs Persebaya Surabaya, Siaran Langsung Indosiar dan Link Live Streaming Vidio
PBSI Sulsel Resmi Berkantor di Graha Pena Makassar, Targetkan Pembinaan Atlet Lebih Profesional