HARIAN, GOWA
Suasana Idul Fitri masih terasa hangat di Padi Valley Golf Club, Pattallassang, Kabupaten Gowa, Minggu lalu. Di sana, para alumni dari dua institusi berbeda Universitas Hasanuddin dan SMA Negeri 1 Makassar berbaur. Mereka bukan cuma main golf. Acara bertajuk Fun Golf & Halal bi Halal Golfer itu lebih dari sekadar ajang olahraga. Ini tentang merajut kembali ikatan yang sempat renggang, sambil menyisipkan aksi sosial yang cukup berarti.
Kolaborasi antara Persatuan Golf Alumni Unhas (PGA Unhas) dan IKA Smansa ini digagas langsung oleh Dr. H. Zainal A. Paliwang. Pria yang biasa disapa "Om Gub" ini memegang dua peran sekaligus: Ketua Umum PGA Unhas dan Ketua Golf IKA Smansa. Menurutnya, lapangan hijau golf adalah ruang yang tepat. Suasana santainya, ditambah sisa kemeriahan lebaran, bisa jadi perekat persaudaraan yang ampuh bagi para alumni lintas angkatan.
Dalam sambutannya, Zainal yang juga Gubernur Kalimantan Utara menyinggung soal keunikan olahraga golf. Ia bilang, dimensi komunikasi di lapangan seringkali justru lebih efektif ketimbang di ruang rapat yang kaku.
"Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Lapangan golf adalah ruang komunikasi efektif untuk memperkokoh fondasi kebersamaan. Interaksi santai di sini justru sering menjadi pemantik lahirnya gagasan visioner yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Harapannya jelas: forum semacam ini perlu terus digelar. Tujuannya, agar kontribusi para alumni bagi masyarakat bisa makin kuat dan nyata.
Namun begitu, puncak acara bukanlah pemenang turnamen golf. Justru momen paling berkesan terjadi saat penyerahan donasi. Sebagai wujud kepedulian, Zainal menyerahkan secara simbolis Dana Abadi senilai Rp150 juta kepada Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa.
Dana yang jumlahnya fantastis itu rencananya akan dipakai untuk membantu mahasiswa kurang mampu. Biar mereka bisa tetap kuliah tanpa terbebani urusan biaya.
Menerima bantuan itu, Prof. Jamaluddin yang akrab disapa Prof JJ tampak tersentuh. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam. Bagi sang rektor, sumbangan dari para alumni golfer ini bukan sekadar angka. Tapi sebuah suntikan semangat dan kepercayaan diri bagi kampus.
"Dukungan dana abadi dari PGA Unhas ini membuat kami semakin percaya diri. Tidak boleh lagi ada mahasiswa Unhas yang harus berhenti kuliah di tengah jalan hanya karena alasan biaya," tegasnya.
Jadi, acara yang awalnya cuma untuk bersilaturahmi dan main golf itu, akhirnya bermakna ganda. Selain mempererat tali alumni, juga berbuah manis bagi masa depan mahasiswa yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Persebaya di Bawah Tekanan, Nasib Bernardo Tavares Dipertaruhkan
Veda Ega Pratama Siap Bangkit di Seri Spanyol Moto3 Usai Persiapan Intensif
Dewa United Ancam Jalur Hukum, Bhayangkara Buka Suara Soal Dugaan Rasisme Pemicu Insiden Tendangan Kungfu
Nasib PSM Makassar Bergantung pada Hasil Laga Semen Padang vs Persijap