Persib Hadapi Ujian Berat di Markas Dewa United dalam Perburuan Gelar Hattrick

- Senin, 20 April 2026 | 15:00 WIB
Persib Hadapi Ujian Berat di Markas Dewa United dalam Perburuan Gelar Hattrick

Persib di Ambang Sejarah, tapi Jalan Masih Terjal

GBLA masih bergemuruh. Kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United, Minggu lalu, benar-benar menyuntikkan energi baru bagi Persib Bandung. Gol-gol dari Tanque, Guaycochea, dan Barba itu seperti mengonfirmasi: ambisi hattrick gelar juara Liga 1 masih sangat hidup.

Namun begitu, euforia itu harus cepat-cepat ditepikan. Perjalanan menuju podium bersejarah itu sama sekali tidak akan mulus. Pekan ini, Maung Bandung harus menghadapi ujian berat: melawat ke markas Dewa United. Itu pun dalam kondisi tidak lengkap, karena Patricio Matricardi terkena hukuman kartu merah. Tekanan mental? Sudah pasti luar biasa besar bagi Bojan Hodak dan anak-anak asuhnya.

Nah, sebelum laga hidup-mati itu bergulir, ada beberapa hal penting yang perlu jadi perhatian. Bukan sekadar fakta, tapi sinyal yang bisa menentukan nasib akhir musim ini.

Pertama, soal suasana. Persib harus bertandang ke Banten International Stadium yang... sunyi. Tanpa penonton. Bagi tim yang biasa dibakar semangat puluhan ribu Bobotoh, bermain di tribun kosong itu rasanya aneh. Bisa bikin gamang, dan ritme permainan mudah sekali buyar.

Lalu, ada bayangan pesaing yang tak kunjung sirna. Di puncak klasemen dengan 64 poin, Persib memang memimpin. Tapi lihatlah: Borneo FC dan Persija Jakarta sama-sama meraih kemenangan pekan lalu. Mereka terus membayangi, menunggu kesalahan sekecil apapun.

Hitungannya sederhana tapi menegangkan: dari tujuh laga sisa, Persib harus menang minimal enam kali untuk amankan gelar. Gagal? Borneo yang maksimal bisa dapat 81 poin, atau Persija, siap menerjang. Ingat, jadwal tandang ke Bhayangkara, Persija, dan PSM nanti bakal jadi ujian sebenarnya.

Faktor wasit juga patut diwaspadai. Yoko Supriyanto, yang akan memimpin pertandingan, dikenal cukup "galak" mengeluarkan kartu. Statistiknya berbicara: dalam enam laga Liga 1 musim ini, ia sudah membagikan 28 kuning dan 1 merah. Pemain Persib harus ekstra disiplin. Salah-salah, bisa kehilangan pilar lagi untuk laga berikutnya.

Di sisi lain, lawan datang dengan momentum bagus. Dewa United baru saja menaklukkan Malut United 2-1. Kenapa ini penting? Malut United, yang dijuluki "satelit" Persib karena dihuni banyak eks pemain Bandung, dikenal sebagai markas yang angker untuk tim tamu. Tapi mereka ditaklukkan. Itu menunjukkan ketajaman lini depan Dewa, yang dipimpin Alex Martins, sedang dalam kondisi panas.

Yang paling mengkhawatirkan mungkin catatan pertemuan head-to-head. Dari 11 pertemuan sepanjang sejarah, Persib cuma menang tiga kali. Enam kali seri, dan dua kali kalah dari Dewa United. Angka itu jelas bukan kebetulan. Gaya bermain "Tim Sultan" rupanya sering jadi batu sandungan yang sulit diatasi Maung Bandung.

Jadi, misi hattrick juara? Masih mungkin. Tapi semua tantangan ini harus dijawab di Banten, dalam kondisi yang jauh dari ideal. Bobotoh hanya bisa berharap dan menunggu, sambil terus menyemangati dari jauh.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar