Eks Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ternyata absen dari panggilan KPK hari ini. Ia dijadwalkan sebagai saksi untuk kasus korupsi yang menjerat Direktorat Jenderal Perkeretaapian di Jawa Timur, namun tak hadir.
Menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, Budi Karya punya agenda lain yang sudah terjadwal lebih dulu. "Saksi konfirmasi tidak bisa memenuhi panggilan permintaan keterangan hari ini, karena terjadwal ada agenda lainnya," ujarnya kepada awak media, Rabu (18/2/2026).
Soal kapan pemeriksaan bakal digelar? Itu masih belum jelas. Budi Prasetyo hanya menyebut bahwa penyidik akan menjadwalkan ulang. Rencananya, pertemuan itu seharusnya berlangsung di gedung KPK Kuningan.
Kasus korupsi proyek kereta api di DJKA ini memang cukup rumit, menjalar ke beberapa wilayah. Jawa Timur salah satunya. KPK sendiri sudah menetapkan sejumlah tersangka. Yang terbaru, Bupati Pati nonaktif Sudewo ikut tersangkut.
"Saudara SDW dalam kerangka perkara DJKA di Kementerian Perhubungan bahwa Pak SDW ini bukan dalam konteks sebagai Bupati Pati ya, tapi dalam konteks sebagai anggota DPR RI Komisi V, yang bermitra dengan Kementerian Perhubungan,"
Begitu penjelasan Budi Prasetyo di Kuningan, Kamis (22/1) lalu. Jadi, status Sudewo dalam kasus ini dikaitkan dengan masa jabatannya di Senayan, bukan di pemerintahan daerah.
Sementara itu, semua mata kini tertuju pada jadwal baru pemeriksaan Budi Karya. KPK masih menunggu waktu yang pas, sementara publik menunggu kejelasan.
Artikel Terkait
Bulog Sultra Pastikan Stok Minyak Goreng dan Gula Aman Jelang Ramadan
Kemensos Reaktivasi 148 Ribu Penerima BPJS PBI, Tekankan Akurasi Data
Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta untuk Lebaran 2026 Dibuka 22 Februari
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari