Di sisi lain, dominasi Aprilia ini seperti membuat Ducati agak kehilangan cahaya. Marc Marquez, sang juara dunia yang diandalkan, saat ini masih berkutat di posisi kelima. Posisi terdekat dengan trio teratas justru dipegang Fabio Di Giannantonio dari tim satelit VR46, yang duduk di urutan keempat.
Lalu, apa kata Marquez soal semua ini? Dia dengan tenang menyatakan bahwa kejutan terbesar ini sebenarnya bukan kejutan sama sekali.
Jadi, sang "Baby Alien" itu lebih fokus pada pekerjaan rumahnya sendiri. Dia mengakui masih dalam proses penyesuaian dengan Ducati Desmosedici GP26. Tampaknya, butuh waktu lebih bagi tujuh kali juara dunia ini untuk mengekstrak performa terbaik dari motornya yang baru.
Perjalanan musim ini masih panjang. Seri berikutnya akan digelar di tanah kelahiran Marquez: Spanyol. Balapan di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Jerez de la Frontera, pada 24-26 April nanti, akan jadi ujian nyata. Bisakah Aprilia mempertahankan momentum, atau Ducati dan rival lainnya mulai membalas?
Artikel Terkait
Pemain Berekum Chelsea Tewas Ditembak dalam Perampokan Bersenjata Usai Laga
Jorge Martín Bangkit dari Neraka 2025, Puncak Klasemen MotoGP 2026 Jadi Sasaran
Turnamen Domino di Palangka Raya Jadi Ajang Pencarian Atlet untuk Kejurnas 2026
Hodak Ingatkan Persib Tak Boleh Lengah Meski Puncaki Klasemen