Namun begitu, Irianto menegaskan bahwa timnya tak boleh terlalu lama berlarut dalam kepahitan ini. Evaluasi mendesak harus segera dilakukan. “Akan evaluasi untuk laga selanjutnya,” tegasnya. Langkah itu jelas sangat krusial. Tanpa perbaikan yang signifikan, mustahil bagi Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas klasemen.
Dampak kekalahan ini langsung terlihat di tabel. Persebaya kini tertahan di posisi keenam dengan 42 poin. Posisi itu membuat persaingan untuk merebut puncak semakin sengit. Di sisi lain, kemenangan gemilang membawa Persija melonjak ke peringkat ketiga dengan koleksi 55 poin. Jarak angka itu seolah menggambarkan betapa lebar jurang performa kedua tim malam itu.
Waktu untuk bangkit sangat terbatas. Persebaya sudah dijadwalkan bertemu Madura United pada 17 April mendatang di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan itu akan jadi ujian nyata. Bisakah mereka menunjukkan respons yang berbeda, atau justru terpuruk lebih dalam? Semuanya tergantung pada seberapa serius mereka belajar dari kekalahan telak ini.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2026, Hadapi Thailand
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Thailand di Final ASEAN Futsal Championship 2026
Tim Tenis Putri Indonesia Lolos ke Playoff Billie Jean King Cup Setelah 20 Tahun
Eksel Runtukahu Cetak Dua Gol, Desakan Masuk Timnas Menguat Usai Persija Bungkam Persebaya 3-0