Pelatih yang pernah membawa Italia bersaing di Euro itu dianggap bisa mengembalikan daya saing skuad Azzurri. Pellegatti lagi-lagi memberi sinyal.
Lalu, ada juga Roberto Mancini. Mantan pelatih Italia ini berpeluang untuk kembali, meski catatannya akhir-akhir ini tak terlalu mulus.
Mancini bahkan sempat merasakan frustrasi melawan Timnas Indonesia. Saat masih menukangi Arab Saudi, ia harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Garuda di Jeddah, dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Pengalaman itu mungkin jadi pelajaran pahit baginya.
Jadi, siapa yang akan terpilih? Semuanya masih dalam kabut. FIGC baru akan memilih presiden pada 22 Juni mendatang. Arah kebijakan tim nasional, termasuk nasib kursi pelatih, jelas masih harus menunggu. Yang pasti, ketiga nama ini akan terus menghangatkan perbincangan di media Italia dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Persija Kejar Kemenangan Krusial Lawan Bhayangkara di Lampung
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan Hadapi Laga Krusial Kontra Persita
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026