Mencapai podium itu sendiri bukan perkara mudah. Balapan di Brasil penuh dengan drama. Start dari posisi keempat di grid, Veda sempat terlempar jauh ke urutan kesembilan di tengah balapan. Masalah ban belakang menjadi kendala utamanya.
Tapi anak muda asal Gunungkidul ini punya mental baja. Perlahan tapi pasti, dia merangkak naik. Menyalip satu per satu, kembali ke barisan depan, dan akhirnya mengunci posisi ketiga di garis finis. Sebuah comeback yang sangat impresif.
"Luar biasa. Saya telah bekerja dengan baik meski mengalami kesulitan dalam balapan sebelum red flag. Tapi, akhirnya saya berhasil menyelesaikan balapan dengan finis di posisi ketiga. Ini adalah pencapaian terbaik saya sejauh ini,"
ucap Veda, suaranya masih terdengar terengah namun penuh kebanggaan. Podium pertama di Moto3 ini jelas menjadi momen bersejarah dalam kariernya.
Lompatan Drastis di Klasemen
Dampak dari podium itu ternyata lebih luas. Poin 16 yang dibawa pulang dari Brasil mendorong Veda Ega Pratama melesat ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026. Total poinnya kini 27.
Posisinya hanya terpaut satu poin dari pembalap Argentina, Marco Morelli, yang duduk di peringkat kedua. Sementara puncak klasemen masih kokoh di tangan pembalap Spanyol, Maximo Quilles, dengan 45 poin.
Ini perkembangan yang fantastis. Dari pembalap rookie yang dipandang sebelah mata, Veda kini menjadi pesaing serius. Namanya mulai disebut-sebut dalam percakapan tentang masa depan Moto3.
Podium di Brasil mungkin baru sebuah awal. Tapi dengan momentum seperti ini, ditambah dukungan yang melimpah dari dalam negeri, perjalanan Veda Ega Pratama di kancah global sepertinya baru saja menemukan jalur cepatnya. Peluang itu terbuka lebar, dan dia sedang dalam posisi yang tepat untuk meraihnya.
Artikel Terkait
Veda Ega Ungguli Rival Rookie di Dua Seri Pembuka Moto3 2026
PSM Makassar Dihukum FIFA Larangan Transfer Tiga Bursa Beruntun
Elkan Baggott Kembali, Timnas Indonesia Mulai Persiapan FIFA Series 2026
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brasil di Balapan Keduanya