Herdman Coret Ezra Walian dari Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:15 WIB
Herdman Coret Ezra Walian dari Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

JAKARTA – Keputusan pelatih John Herdman akhirnya keluar. Dari 41 nama yang semula masuk skuad sementara Timnas Indonesia, hanya 24 yang bertahan untuk FIFA Series 2026 mendatang. Artinya, ada 17 pemain yang harus rela dicoret. Dan satu nama yang langsung mencuri perhatian publik adalah Ezra Walian.

Padahal, performa Walian di level klub sepanjang musim ini cukup impresif. Bersama Persik Kediri, gelandang serang itu bukan cuma kreatif, tapi juga produktif. Dari 23 penampilan di Super League 2025-2026, dia berhasil mengemas enam gol. Yang lebih mencolok lagi: sembilan assist yang dia catatkan menempatkannya di posisi kedua sementara dalam daftar pengumpan terbanyak. Singkatnya, dia adalah salah satu pemain paling berpengaruh di timnya.

Namun begitu, statistik mentereng di kompetisi domestik rupanya belum cukup meyakinkan Herdman. Performa itu ternyata tak mengamankan tempatnya di skuad final. Keputusan ini jelas bagian dari strategi pelatih asal Inggris itu untuk memilih komposisi pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan taktiknya. Dia butuh tim yang benar-benar kompetitif.

Di sisi lain, turnamen FIFA Series 2026 sendiri sudah di depan mata. Event yang digelar FIFA ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 hingga 30 Maret nanti. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan dihadapkan dengan sembilan negara undangan lainnya.

Jadwal pun sudah ditetapkan. Laga pembuka akan mempertemukan Timnas Garuda dengan wakil dari Karibia, Saint Kitts dan Nevis. Sementara di pertandingan lain, Bulgaria akan berjibaku melawan Kepulauan Solomon. Formatnya sistem gugur. Pemenang di hari pertama melaju ke final, sedangkan yang kalah harus puas berebut posisi ketiga pada 30 Maret.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar