Suasana tegang Derby della Madonnina, Senin dini hari WIB, ternoda oleh insiden yang memilukan. Alessandro Bastoni, benteng pertahanan Inter Milan, terpaksa keluar lapangan lebih awal pada menit ke-68. Ia mengalami cedera serius setelah bentrok keras dengan gelandang AC Milan, Adrien Rabiot.
Tabrakan itu sendiri terjadi saat Bastoni berusaha memotong serangan Milan di babak kedua. Ia melakukan pelanggaran yang membuat wasit mengeluarkan kartu kuning. Namun, konsekuensinya jauh lebih buruk. Bastoni langsung tergeletak di rumput San Siro, wajahnya mengerut kesakitan, membutuhkan perawatan medis segera.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, tak punya pilihan lain. Ia menarik Bastoni dan memasukkan Carlos Augusto untuk menjaga stabilitas lini belakang.
“Bastoni mendapat benturan yang cukup keras dan langsung tampak kesakitan,”
kata seorang anggota staf medis Inter yang menyaksikan langsung kejadian itu.
Di tribun, reaksi suporter tuan rumah justru menusuk. Mereka mencemooh bek andalan Nerazzurri itu. Kekesalan ini masih tersisa dari kontroversi yang melibatkan Bastoni dalam laga Inter kontra Juventus bulan lalu, yang tentu saja menambah beban mental pemain berusia 26 tahun itu.
Kini, semua mata tertuju pada ruang perawatan. Kondisi Bastoni terus dipantau ketat.
“Kami masih menunggu perkembangan terbaru kondisi Bastoni,”
demikian penjelasan singkat dari pihak klub seperti dikutip media Italia. Laporan resmi dari tim medis Inter diperkirakan akan dirilis dalam beberapa jam ke depan.
Namun begitu, kekhawatiran tidak hanya datang dari klub. Pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, pasti ikut was-was. Pasalnya, hanya berselang 18 hari lagi, Squadra Azzurra akan menghadapi laga berat semifinal play-off Piala Dunia melawan Irlandia Utara pada 26 Maret mendatang. Kehilangan Bastoni di momen seperti ini jelas pukulan telak.
Sayangnya, Bastoni bukan satu-satunya pemain yang terbaring. Bek Arsenal, Riccardo Calafiori, juga dilaporkan cedera pada akhir pekan. Dua insiden ini membuat persiapan Italia jadi berantakan.
Inter sendiri kalah dalam derby panas itu. Tapi hasil pertandingan seolah kehilangan arti. Perhatian kini sepenuhnya bergeser pada kondisi seorang Alessandro Bastoni. Absennya dia, baik untuk Inter maupun Italia, bakal mengacaukan banyak strategi di laga-laga penting yang sudah menanti.
Artikel Terkait
Indonesia Jumpa Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Persib Bandung Incar Allano, Rivalitas dengan Persija Memanas di Bursa Transfer
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 vs Australia pada 11 Juni di Deli Serdang
Veda Ega Pratama Pulang ke Indonesia, Rindu Masakan Kampung Halaman Usai Balap di Hungaria