FIFA Pastikan Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026, Bantah Wacana Diganti Italia

- Jumat, 24 April 2026 | 11:00 WIB
FIFA Pastikan Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026, Bantah Wacana Diganti Italia

JAKARTA – Spekulasi soal kemungkinan Iran dicoret dari Piala Dunia 2026 akhirnya benar-benar dipadamkan. FIFA angkat bicara. Mereka bilang, tidak ada rencana semacam itu. Selesai. Ini otomatis menutup pintu bagi negara lain entah itu Italia, atau bahkan Timnas Indonesia yang sempat disebut-sebut sebagai calon pengganti.

Isu ini sebenarnya muncul bukan tanpa sebab. Situasi geopolitik di Timur Tengah lagi panas-panasnya. Apalagi setelah ada serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke kawasan Teluk. Nah, kondisi itu sempat bikin orang bertanya-tanya: apakah Iran benar-benar bakal turun di putaran final? Padahal, mereka sudah mengamankan tiket lebih dulu lewat jalur kualifikasi resmi. Lumayan jelas, sih, tapi ya namanya spekulasi, tetap saja bergulir.

Yang menarik, wacana ini bahkan sempat diusulkan oleh utusan khusus Presiden AS, Paolo Zampolli. Ia mengaku sudah menyampaikan ide tersebut langsung ke dua tokoh besar sepak bola dunia. Bukan main-main.

“Saya mengonfirmasi telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” kata Zampolli kepada Financial Times.

“Sebagai orang Italia, akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar, mereka memiliki legitimasi untuk ikut serta.”

Tapi, menurut sumber internal, usulan itu tidak pernah dibahas serius di tubuh FIFA. Bahkan pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pekan lalu sudah jadi jawaban paling gamblang.

“Tim Iran akan datang, tentu saja,” ujar Infantino singkat.

Laporan dari BBC dan Al Jazeera juga menyebut FIFA tidak memberikan tanggapan resmi soal spekulasi itu. Namun, semuanya kembali merujuk pada sikap tegas presidennya. Jadi, bisa dibilang, isu ini lebih berisik di luar daripada di dalam.

Di sisi lain, reaksi keras datang dari Iran. Kedutaan besar mereka langsung angkat bicara. Wacana ini dinilai sebagai bentuk intervensi politik dalam olahraga. Kasar, bahkan.

“Italia meraih kebesarannya di sepak bola di lapangan, bukan karena privilese politik,” begitu pernyataan resmi yang dikutip dari media sosial.

“Upaya untuk menyingkirkan Iran hanya menunjukkan ‘kebangkrutan moral’ Amerika Serikat, yang bahkan takut pada kehadiran sebelas pemain Iran di lapangan.”

Menariknya, penolakan juga datang dari Italia sendiri. Bayangkan, mereka yang disebut-sebut bakal diuntungkan, malah menolak mentah-mentah. Beberapa pejabat tinggi di sana secara terbuka menyatakan ketidaksetujuan.

Menteri Ekonomi Italia, Giancarlo Giorgetti, menyebut ide itu sebagai sesuatu yang “memalukan”.

Sementara Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menegaskan prinsip dasar kompetisi. “Pertama, itu tidak mungkin. Kedua, itu tidak pantas. Anda harus lolos melalui hasil di lapangan.”

Nada serupa disampaikan Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio. “Untuk bermain di Piala Dunia, Anda harus mendapatkannya.” Tegas, kan?

Nah, soal regulasi, FIFA sebenarnya punya kewenangan buat mengganti peserta. Kalau ada yang mundur atau kena diskualifikasi, mereka bisa bertindak. Dalam aturan Piala Dunia, disebutkan bahwa FIFA “dapat memutuskan untuk mengganti asosiasi anggota yang berpartisipasi dengan asosiasi lain”. Tapi, yah, skenario itu dinilai jauh dari realistis. Pelatih asal Italia, Gianni De Biasi, bahkan ikut angkat bicara.

“Selain itu, saya pikir Italia tidak membutuhkan dukungan Trump dalam hal seperti ini. Kami bisa mengatasinya sendiri,” ujarnya kepada Reuters.

Dari Spanyol, Presiden asosiasi pemain, David Aganzo, juga menegaskan prinsip meritokrasi. “Siapa pun yang ingin tampil di Piala Dunia harus mendapatkannya melalui prestasi di lapangan. Kita semua sepakat soal itu.”

Jadi, dengan segala pernyataan ini, posisi Iran di Piala Dunia 2026 sudah aman. Mereka dijadwalkan tampil di fase grup melawan Timnas Selandia Baru dan Timnas Belgia di Los Angeles, plus Timnas Mesir di Seattle. Jadwalnya sudah menanti.

Turnamen Piala Dunia FIFA 2026 sendiri akan digelar mulai 11 Juni 2026 di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iran, sebagai tim yang lolos secara sah, tetap jadi bagian dari panggung terbesar sepak bola dunia. Spekulasi yang sempat bergulir liar? Sudah tutup buku.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar