Babak kedua justru dimulai dengan kejutan. Mansfield langsung menyamakan kedudukan hanya empat menit setelah restart. Will Evans, yang baru saja masuk, menjadi eksekutor balasan cepat tuan rumah. Skor menjadi 1-1 dan semangat pertandingan langsung menyala kembali.
Arsenal tentu saja tidak tinggal diam. Mereka berusaha mengambil alih kendali. Dowman lagi-lagi mendapat peluang di menit ke-52, tapi penyelamatan kiper Mansfield kembali menggagalkannya. Gabriel Jesus pun mencoba pada menit ke-63, hasilnya sama: penyelamatan penting dari penjaga gawang tuan rumah.
Gol penentu akhirnya datang di menit ke-66. Eberechi Eze, dengan tenang, melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Kiper Mansfield sudah meraih, tapi bola merayap masuk ke jala. 2-1 untuk Arsenal.
Sisa pertandingan berjalan alot. Mansfield mengerahkan segala daya untuk menyamakan kedudukan kedua kalinya. Tapi pertahanan Arsenal, yang sempat goyah di awal laga, kali ini bertahan dengan lebih solid. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Laga selesai. Arsenal menang 2-1 dengan perasaan lega. Mereka lolos, tapi Mansfield memberikan pelajaran berharga: di Piala FA, tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng.
Artikel Terkait
PSM Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi Malut United 3-3
Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Geser Persija di Papan Atas Super League
Malut United vs PSM Makassar Berakhir Imbang 3-3, Gol Kemenangan David da Silva Dibatalkan VAR
Drama VAR Tuntaskan Laga Seru, Malut United dan PSM Imbang 3-3