Atmosfer di Stadion Gelora Bung Tomo itu unik. Bagi tim tamu, tempat ini lebih dari sekadar lapangan hijau ia adalah ujian mental yang sesungguhnya. Gemuruh tribun seakan tak pernah berhenti, tekanan datang sejak menit pertama, dan ritme permainan jarang sekali benar-benar tenang.
Persib Bandung akan menghadapi ujian itu lagi, Senin malam nanti. Dan di bawah sorotan lampu stadion, semua mata tertuju pada satu sosok: Ramon Tanque.
Striker asal Brasil itu datang dengan kepercayaan diri yang sedang naik. Dua golnya saat Persib menghajar Madura United pekan lalu bukan cuma angka. Itu adalah pernyataan. Sebuah tanda bahwa dia bangkit setelah terpuruk karena cedera. Bagi seorang penyerang, gol adalah segalanya legitimasi bahwa naluri mencetak angka itu masih ada, bahwa kerja keras selama pemulihan tidak sia-sia.
Ramon paham betul soal itu.
“Saya senang bisa mencetak gol lagi dan membantu tim,” katanya.
Ucapannya singkat, tapi punya makna yang dalam. Seolah dia bilang: ini belum berakhir.
Memang, statistiknya musim ini 5 gol dari 18 laga belum menjadikannya striker paling menakutkan. Tapi lihatlah grafiknya belakangan ini. Pergerakannya makin hidup, sentuhan bolanya lebih mantap, dan posisinya di depan gawang makin tajam. Ada sesuatu yang berubah.
Dan itu cukup untuk membuat Persebaya waspada.
Green Force punya alasan untuk percaya diri. Belum lama ini mereka sukses membungkam Alex Tanque, bomber PSM Makassar. Keberhasilan itu jadi bukti bahwa lini belakang mereka sanggup menaklukkan striker bertipe fisik dan agresif.
Tapi tunggu dulu. Ramon Tanque itu lain cerita.
Artikel Terkait
Kontingen Indonesia Siap Bertarung di All England 2026
Kevin De Bruyne Kembali Berlatih Setelah 128 Hari Absen Cedera
Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Usai Debut Mengesankan di Moto3 Thailand
Persib Hadapi Persebaya yang Berubah di Bawah Tavares di Surabaya