Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Usai Debut Mengesankan di Moto3 Thailand

- Senin, 02 Maret 2026 | 17:30 WIB
Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Usai Debut Mengesankan di Moto3 Thailand

BURIRAM – Debut yang spektakuler! Itulah yang ditunjukkan Veda Ega Pratama di seri pembuka Moto3 2026 di Thailand. Pembalap muda Indonesia itu tak cuma finis kelima, tapi juga keluar sebagai pembalap Honda terbaik di sirkuit yang panas itu. Sebelas poin berhasil dikantonginya, sebuah awal yang lebih dari sekadar impresif.

Hasil ini, secara otomatis, langsung melambungkan namanya ke puncak klasemen rookie musim ini. Bayangkan, di ajang sekelas Grand Prix dunia, seorang pendatang baru langsung bisa menunjukkan taringnya. Performanya di Buriram benar-benar membuktikan bahwa Honda Team Asia punya aset berharga untuk diperhitungkan.

Yang menarik, Veda berhasil mengungguli rekan-rekannya sesama pengguna Honda. Adrian Fernandez dari Leopard Racing, misalnya, harus puas di belakang dengan selisih tipis, hanya mengumpulkan 10 poin. Posisi ketiga ditempati Casey O'Gorman (Sic58 Squadra Corse) dengan 5 poin.

Sayangnya, tidak semua pembalap Honda beruntung. Joel Kelso dan Eddie O’Shea dari tim GRYD MLav Racing cuma meraih 2 dan 1 poin. Nasib lebih buruk menimpa rekan setim Veda sendiri, Zen Mitani, yang terlempar jauh di posisi 22 dan pulang dengan tangan hampa.

Pemimpin Klasemen Rookie Moto3 2026

Posisi kelima di Buriram itu bukan angka biasa. Pencapaian itu sekaligus menempatkan Veda sebagai pemuncak klasemen pendatang baru. Sungguh sebuah pencapaian yang mengejutkan banyak pihak.

Kenapa? Karena remaja 17 tahun asal Yogyakarta ini benar-benar hijau. Ia satu-satunya rookie yang sama sekali tak punya pengalaman wildcard atau jadi pembalap pengganti di musim sebelumnya. Langsung terjun, langsung berani.

Sejak sesi latihan, Veda sudah menunjukkan sinyal kuat. Ia tampil percaya diri. Bahkan dalam balapan, nyalinya besar. Ia berani bertarung di grup depan, berebut podium. Beberapa putaran ia sempat nangkring di posisi ketiga, bersanding dengan nama-nama besar seperti Adrian Fernandez, Valentin Perrone, dan Alvaro Carpe. Pertarungan yang ketat dan melelahkan.

Evaluasi dan Rasa Bangga

Meski akhirnya harus mengakui kecepatan dua pembalap KTM di depannya, Veda terlihat sangat puas. Posisi kelima di debutnya adalah mimpi yang jadi kenyataan. Baginya, pengalaman berduel dengan Alvaro Carpe pembalap papan atas musim lalu saja sudah merupakan pelajaran mental yang tak ternilai.

Dalam pernyataannya, rasa syukur dan bangga itu jelas terasa.

"Balapan hari ini benar-benar luar biasa bagi saya. Ini debut di kejuaraan dunia, dan saya rasa kami sudah bekerja dengan sangat baik bersama tim," ujar Veda.

Ia mengaku sempat kewalahan dengan cuaca terik dan pengelolaan ban. Tapi tekadnya untuk menempel di grup podium tak pernah padam. Itu yang membuatnya bertahan hingga bendera finis berkibar.

Kini, dengan status sebagai rookie terbaik, Veda menatap seri berikutnya di Brasil, 21-23 Maret 2026. Semangatnya jelas masih membara.

Rekap Poin Pembalap Honda di Thailand:

Veda Ega Pratama (Honda Team Asia): 11 poin
Adrian Fernandez (Leopard Racing): 10 poin
Casey O'Gorman (Sic58 Squadra Corse): 5 poin
Joel Kelso (GRYD MLav Racing): 2 poin
Eddie O’Shea (GRYD MLav Racing): 1 poin

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar