Veda Ega Pratama Cetak Posisi Kelima di Debut Moto3 Thailand

- Senin, 02 Maret 2026 | 11:00 WIB
Veda Ega Pratama Cetak Posisi Kelima di Debut Moto3 Thailand
Debut Impresif Veda Ega di Buriram

BURIRAM Udara di Sirkuit Chang terasa begitu panas dan lembap, tapi itu tak menyurutkan semangat Veda Ega Pratama. Di balapan perdananya di ajang Moto3 Thailand, remaja 17 tahun asal Gunungkidul itu justru tampil dengan keberanian yang mengejutkan. Ia finis kelima, dan performanya itu langsung mendapat pujian tinggi dari manajer timnya, Hiroshi Aoyama.

Menurut Aoyama, mantan juara dunia 250cc itu, apa yang ditunjukkan Veda sungguh brilian. Ia menekankan bahwa balapan di Buriram kali ini sangat menguras fisik. Suhu yang ekstrem membuat setiap putaran terasa berat.

“Balapan hari ini sangat panas dan menantang. Veda Pratama berhasil finis di posisi ke-5 setelah menyuguhkan penampilan yang sangat brilian,” ujar Aoyama dalam rilis resmi tim, Senin (2/3/2026).

Ia juga menyoroti mental bertarung Veda. “Dia menghabiskan sebagian besar waktu balapan di grup kedua, bertarung sengit untuk memperebutkan posisi podium. Melihatnya berduel tanpa rasa takut dengan pembalap yang lebih berpengalaman adalah hal yang luar biasa,” tambahnya.

Sejak lampu hijau, Veda memang langsung mencuri perhatian. Di trek yang dikenal teknis ini, ia tak terlihat canggung sedikit pun. Padahal, lawan-lawannya adalah rider-rider senior yang sudah kenyang pengalaman. Ia konsisten berada di grup depan, menunjukkan bahwa hasil ini bukanlah kebetulan.

Dua Wajah di Garasi Honda

Namun begitu, ada cerita lain di garasi Honda Team Asia. Kebahagiaan Aoyama karena Veda finis di posisi lima, sedikit dikontraskan dengan nasib rekan setimnya, Zen Mitani. Pembalap asal Jepang itu harus puas finis di urutan ke-22, tanpa poin.

Tapi bagi Aoyama, angka bukan segalanya di fase awal seperti ini. Fokus utama adalah pengalaman dan adaptasi. “Saya sangat senang karena kedua pembalap berhasil finis dan mendapatkan pengalaman penting. Pada tahap ini, hal itu sangat krusial untuk perkembangan mereka. Sekarang, fokus kami adalah balapan selanjutnya,” tegasnya.

Veda yang Tetap Membumi

Di tengah sanjungan yang datang, Veda Ega Pratama justru bersikap rendah hati. Ia enggan larut dalam euforia. Bagi sang rookie, balapan debutnya ini lebih seperti laboratorium belajar yang berharga.

“Saya banyak belajar dari balapan ini. Pengalaman tersebut akan menjadi modal yang sangat penting untuk masa depan karier saya,” ungkap Veda dengan nada tenang.

Meski nyaris meraih podium, ia merasa cukup puas. Ia paham bahwa konsistensi adalah kunci di Moto3. “Pada akhirnya, finis di posisi ke-5 adalah hasil yang sangat bagus untuk balapan pertama saya, jadi saya sangat senang. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh tim karena kerja hebat mereka sepanjang akhir pekan ini. Kami akan terus bekerja keras meningkatkan performa untuk seri berikutnya,” tuturnya.

Hasil di Buriram ini jelas sebuah sinyal positif. Di usia yang masih sangat belia, Veda Ega Pratama membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa langsung bersaing di level tertinggi. Ia tak sekadar menghiasai lapangan, tapi langsung memberi ancaman serius. Masa depannya di ajang dunia patut untuk dinantikan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar