Suasana di ruang ganti, kata Bruno, tetap optimis meski sedang terpuruk. Yang penting sekarang fokus pada pemulihan fisik dan melupakan kegagalan lalu.
"Tidak mudah melawan PSM," akunya.
"Tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk menghadapi mereka di GBT."
Dusan Lagator: Benteng Setinggi 1,9 Meter
Lawan yang akan dihadapi Bruno bukan sembarangan. PSM punya benteng kokoh bernama Dusan Lagator. Bek tengah asal Montenegro ini harganya bahkan lebih tinggi, sekitar Rp7,82 miliar. Postur tubuhnya yang 1,9 meter jadi ancaman nyata buat setiap penyerang.
Dia diandalkan jadi pengaman utama lini belakang Juku Eja. Duel antara kecepatan Bruno dan ketangguhan fisik Lagator dipastikan jadi salah satu momen paling menarik nanti. Siapa yang lebih disiplin, bisa jadi penentu arah permainan.
Jadwal yang padat memang jadi tantangan tersendiri. Kebugaran adalah kunci. Tapi menurut Bruno, semua itu bisa diatasi dengan kebersamaan dan mental yang kuat. Pemain harus profesional jaga kondisi.
Intinya, pertemuan besok malam ini menjanjikan lebih dari sekadar statistik. Ada drama, tekanan, dan duel teknis kelas tinggi. Kedua tim pasti akan tampil habis-habisan, bukan cuma buat poin, tapi untuk mengamankan harga diri mereka di papan klasemen. Semuanya akan terjawab di GBT.
Artikel Terkait
Fajar/Fikri Siap Hadapi All England 2026 yang Bertepatan dengan Ramadhan
Barcelona Minta Jadwal Liga Champions Diubah Hindari Bentrok dengan Pemilihan Presiden
Persebaya Hadapi PSM di Bung Tomo, Perebutan Puncak Klasemen dan Kehormatan
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Pembuka Piala AFF 2026