Jakarta International Stadium bakal merasakan debu pertama Shayne Pattynama. Pemain Persija itu mengaku, Jumat nanti saat melawan PSM Makassar, akan jadi pengalaman perdana baginya bermain di JIS. Dan dia jelas tak sabar.
"Stadionnya bagus. Tapi saya belum pernah ke sana, jadi ya, sudah nggak sabar aja," ujar Pattynama, Rabu lalu. Suaranya terdengar antusias.
Bagi pemain naturalisasi itu, momen ini spesial. Ini bukan cuma laga biasa, tapi debutnya di kandang baru Macan Kemayoran. "Pasti berkesan," tambahnya singkat.
Namun begitu, Pattynama sebenarnya sudah punya bayangan. Dia mengaku sering menonton rekaman pertandingan Persija, khususnya untuk merasakan bagaimana atmosfer yang diciptakan The Jakmania. Dukungan mereka, baik di kandang maupun tandang, selalu total. Itu yang bikin dia semangat.
"Saya lihat banyak video mereka waktu main di JIS. Dukungannya luar biasa. Bahkan dulu saya juga nonton mereka di SUGBK, penontonnya sampai 60 ribu," katanya.
Menurutnya, energi semacam itulah yang bakal menghidupkan JIS nanti. "Pasti seru banget," jelas Shayne.
Di sisi lain, pelatih Persija tentu tak mau menyia-nyiakan momentum ini. Laga melawan PSM ini penting buat peta klasemen, sekaligus jadi ajang tepat untuk menurunkan komposisi terbaik. Debut Pattynama di stadion yang ikonik ini diharapkan bisa membawa angin kemenangan.
Nggak cuma itu. Pertandingan ini juga punya makna lebih buat hubungan pemain dengan suporter. Bagi The Jakmania, ini kesempatan menyambut salah satu punggawa barunya di rumah baru. Bagi Pattynama, ini saatnya merasakan langsung gelora dukungan yang selama ini hanya dia lihat dari layar.
Jadi, sorotan media dan suporter pasti akan tertuju padanya. JIS, dengan segala kemegahannya, siap menjadi saksi babak baru bagi Macan Kemayoran. Dan semua berharap, energi positif itu terbawa sampai peluit akhir.
Artikel Terkait
Persib Tersingkir dari Liga Champions AFC Usai Kemenangan Tipis, Insiden Suporter Warnai Laga
Del Piero Kritik Mental Juventus Usai Dibantai Galatasaray di Liga Champions
Alwi Farhan Siapkan Strategi Latihan Saat Ramadan untuk All England dan Swiss Open 2026
Patrick Kluivert Kembali ke Dunia Sepak Bola sebagai Duta Cruyff Foundation