Patrick Kluivert Kembali ke Dunia Sepak Bola sebagai Duta Cruyff Foundation

- Rabu, 18 Februari 2026 | 16:50 WIB
Patrick Kluivert Kembali ke Dunia Sepak Bola sebagai Duta Cruyff Foundation

Empat bulan lamanya Patrick Kluivert seperti menghilang dari sorotan. Setelah dipecat dari posisi pelatih Timnas Indonesia pada Oktober 2025 silam, tak banyak kabar yang terdengar tentang mantan bintang Ajax dan Barcelona itu. Tapi kini, nasibnya mulai menemui titik terang. Kluivert resmi ditunjuk sebagai duta untuk Cruyff Foundation.

Pengumuman itu datang tepat satu hari sebelum Ramadhan 2026, yang jatuh pada Kamis, 19 Februari. Peran barunya ini mengembalikan sang legenda ke akar sosial olahraga di Belanda.

“Dari jalanan Amsterdam-Noord hingga stadion-stadion terbesar di dunia. Kini Patrick Kluivert kembali sebagai duta Cruyff Foundation,”

begitu bunyi postingan resmi yayasan di akun Instagram mereka, @cruyfffoundation. Sebuah pernyataan singkat yang sarat makna, mengingat perjalanan panjang karier Kluivert.

Sebagai duta, tugasnya nanti bakal lebih ke arah brand ambassador. Ia akan sering muncul di acara-acara resmi, termasuk peresmian fasilitas-fasilitas olahraga baru. Cocok, mengingat namanya yang masih sangat besar di dunia sepak bola.

Nah, kalau ngomongin Cruyff Foundation, yayasan ini memang bukan main. Mereka aktif banget bikin program olahraga sosial di mana-mana. Misalnya nih, bikin Cruyff Courts, lapangan futsal kecil yang biasanya diselipkan di sudut-sudut kota. Atau lewat Schoolyard Projects, mereka mengubah halaman sekolah yang biasa-biasa aja jadi tempat bermain yang seru buat anak-anak. Mereka juga punya perhatian khusus untuk anak berkebutuhan khusus, lewat program olahraga inklusif agar semua anak bisa tetap aktif.

Lalu, bagaimana dengan rekan-rekan kerjanya dulu di Timnas Indonesia?

Nasib mereka ternyata berbeda-beda. Saat masih membesut Garuda, Kluivert didampingi dua asisten: Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Setelah pemecatan, jalan mereka berpisah.

Alex Pastoor, sampai sekarang ini, masih menunggu. Belum ada tawaran yang pas untuk kembali ke kursi kepelatihan. Berbeda nasib dengan Denny Landzaat. Dia justru langsung dapat tempat. Kini, Landzaat sudah belasan laga mendampingi Fred Grim, pelatih interim Ajax Amsterdam, sebagai asisten pelatih.

Tak ketinggalan, Sjoerd Woudenberg yang dulu jadi pelatih kiper, juga sudah dapat pekerjaan baru. Posisinya sekarang adalah pelatih kiper di AZ Alkmaar.

Jadi, beginilah dinamika dunia sepak bola. Setelah satu babak bersama Timnas Indonesia ditutup, masing-masing orang mengambil jalan yang berlainan. Kluivert memilih jalur sosial, sementara sebagian stafnya kembali ke hiruk-pikuk klub Eropa. Yang pasti, publik masih penasaran. Akankah sang maestro suatu hari nanti kembali ke pinggir lapangan, memimpin sebuah tim? Waktu yang akan menjawabnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar