Misi Kolektif Keluar dari Tekanan
Bagi Febri, jalan keluar dari krisis ini hanya satu: kerja keras secara kolektif. Dia menegaskan bahwa seluruh anggota skuad harus bersatu padu dengan satu tujuan yang jelas, yaitu menyelamatkan tim dari jurang degradasi.
“Kami harus sama-sama kerja keras demi raih hasil yang maksimal. Dan kami juga punya tujuan yaitu lolos dari zona degradasi," tegasnya.
Dia kembali menambahkan tekad tersebut. "Semoga kami semua satu suara, satu keinginan dan satu tujuan untuk menyelamatkan tim ini dari zona degradasi,” lanjut Febri.
Ujian Pertama di Kandang
Ujian nyata bagi Febri dan Persis Solo akan segera datang. Mereka dijadwalkan menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pertandingan di kandang sendiri ini menjadi momentum yang sangat penting untuk memulai langkah perbaikan dan membuktikan bahwa penambahan kekuatan baru ini bisa membawa perubahan.
Dengan klasemen yang masih sangat rawan, setiap poin menjadi sangat berharga. Pengalaman Febri di level tertinggi sepak bola Indonesia dan determinasinya kini menjadi aset yang diandalkan Persis untuk mengubah narasi musim mereka. Suasana di Manahan nanti akan menjadi barometer awal apakah misi penyelamatan ini bisa menemukan momentumnya.
Artikel Terkait
Gaji Bernardo Silva Jadi Kendala Utama Juventus dalam Perburuan Transfer
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama
Persija Kejar Kemenangan Krusial Lawan Bhayangkara di Lampung
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan Hadapi Laga Krusial Kontra Persita