JEDDAH Prediksi itu meleset. Banyak yang mengira Al Nassr akan limbung tanpa Cristiano Ronaldo, yang memilih mogok main. Ternyata, klub Saudi itu justru menunjukkan gigi mereka.
Di tengah keributan seputar sang megabintang, tim malah konsisten meraih hasil. Mereka tak goyah. Fakta di lapangan bicara lebih keras: Al Nassr tetap solid.
Buktinya? Sabtu lalu, di pekan ke-21 Liga Pro, mereka berhasil menaklukkan rival sengit, Al Ittihad. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan penting The Knights of Najd.
Pertarungan sengit baru pecah di akhir laga. Sadio Mane sukses mengeksekusi penalti di menit ke-85, membuka keunggulan. Kemudian, di penghujung injury time, tepatnya menit 90 7, Angelo menceploskan gol kedua yang mengamankan tiga poin.
Ini sudah kemenangan beruntun kedua mereka. Dan semua itu terjadi saat Ronaldo masih bersikap dingin, menolak turun karena rasa kecewanya pada kebijakan transfer klub.
Namun begitu, angin perubahan mungkin akan segera berhembus.
Menurut laporan Sky Sports, pemogokan Ronaldo diperkirakan akan berakhir. Sang legenda berusia 41 tahun itu dikabarkan siap kembali mengenakan jersey Al Nassr pada hari Sabtu mendatang.
Penyerang asal Portugal itu absen dalam dua laga terakhir, sebuah protes atas ketidakpuasannya terhadap cara klub dikelola.
Bagaimanapun, performa tim tanpa dirinya memberi pesan tersendiri. Al Nassr bisa menang, dengan atau tanpa CR7.
Artikel Terkait
Analis: Marquez Kini Lebih Bersih dan Presisi, Dominasi MotoGP Makin Kokoh
Pedro Acosta Siap Tingkatkan Kerja Keras untuk Bersaing di MotoGP 2026
Nasib Rashford di Barcelona Bergantung pada Hasil Pilpres Klub
Layvin Kurzawa Berpeluang Debut untuk Persib di Laga Kandang Ratchaburi