FFI Pastikan Kontrak Pelatih Hector Souto Diperpanjang hingga Piala Dunia 2028

- Minggu, 08 Februari 2026 | 14:40 WIB
FFI Pastikan Kontrak Pelatih Hector Souto Diperpanjang hingga Piala Dunia 2028

JAKARTA – Sejarah baru saja ditorehkan. Di hadapan puluhan ribu pasang mata di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) malam lalu, Timnas Futsal Indonesia nyaris mencipta keajaiban. Iran, sang raja Asia, akhirnya menang tipis 5-4 lewat drama adu penalti usai pertandingan seri 5-5. Tapi, gelar runner up itu sendiri sudah seperti emas. Posisi kedua di Piala Asia 2026 itu adalah pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Garuda Futsal.

Hebohnya, pencapaian gemilang itu langsung memantik satu pertanyaan besar di benak publik: Bagaimana dengan masa depan pelatihnya, Hector Souto? Nah, Federasi Futsal Indonesia (FFI) punya jawaban yang tegas dan melegakan.

Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, dengan lugas menepis segala spekulasi. Usai laga final yang mencekam itu, dia memastikan posisi sang arsitek asal Spanyol itu aman terkendali.

"Kontrak (Hector Souto) kan sudah," ujar Michael.

Lalu dia melanjutkan, "Sudah kita perpanjang sebenarnya sampai 2028, sampai Piala Dunia (2028)."

Jadi, perpanjangan kontrak itu bukanlah reaksi spontan gegara kesuksesan di Piala Asia. Rupanya, keputusan penting itu sudah diambil FFI jauh sebelumnya, tepatnya di pertengahan 2025. Mereka punya alasan kuat. Rekam jejak Souto selama ini memang berbicara.

Sebelum mengguncang Asia, dia lebih dulu membawa tim meraih juara Piala AFF Futsal 2024. Tak berhenti di situ, medali emas SEA Games Thailand 2025 juga berhasil dikantongi di bawah komandonya. Performa konsisten itulah yang jadi dasar FFI memberi kepercayaan jangka panjang.

Bagi Michael, laga final melawan Iran tadi makin mengukuhkan keyakinannya. Timnya tak gentar meski lawannya adalah kekuatan dominan. "Sekali lagi, saya sangat-sangat bangga," katanya dengan nada penuh semangat. "Saya melihat ini perjuangan bangsa Indonesia, semangat juangnya seperti ini. Tidak gentar katanya Iran dominan, dominasi, dan seterusnya, tapi kita buktikan kita bisa melawan mereka."

Dia menambahkan, "Ini adalah semangat futsal, semangat Indonesia, yang kita terus akan sebarkan."

FFI berpandangan, kunci untuk mempertahankan performa ciamik ini adalah kesinambungan. Mempertahankan Souto hingga Piala Dunia 2028 diharapkan bisa memberikan stabilitas yang dibutuhkan. Fondasi tim sudah terbangun dengan baik. Kini, tinggal melanjutkan dan menyempurnakannya.

Jadi, runner up Piala Asia ini bukanlah garis akhir. Justru, ia dipandang sebagai titik tolak yang solid. Sebuah batu pijakan untuk melompat lebih tinggi lagi dalam peta perjalanan futsal Indonesia di kancah yang lebih luas. Optimisme itu kini terasa menggumpal, dan Hector Souto akan tetap menjadi nahkodanya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar