MURIANETWORK.COM - Persija Jakarta resmi mendatangkan gelandang asal Brasil, Jean Mota, yang sebelumnya pernah satu tim dengan Lionel Messi di Inter Miami. Kedatangan bintang baru ini berimbas langsung pada status Ryo Matsumura. Pemain asal Jepang itu akhirnya harus hengkang dengan status pinjaman ke Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk menyiasati aturan kuota pemain asing di skuad Macan Kemayoran.
Keputusan di Menit Akhir Bursa Transfer
Keputusan strategis ini diambil manajemen Persija tepat di hari terakhir penutupan bursa transfer, Jumat (6/2/2026). Meski prosesnya rampung pada hari itu, pengumuman resmi perpisahan dengan Matsumura baru disampaikan ke publik keesokan paginya, Sabtu (7/2). Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi Jean Mota untuk segera didaftarkan dan memperkuat lini tengah tim di sisa musim Super League.
Harapan terhadap Mota tampaknya cukup besar. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa perekrutan ini adalah hasil evaluasi mendalam untuk memenuhi kebutuhan tim di tengah persaingan yang ketat.
“Persija selalu berusaha melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebutuhan tim. Kehadiran Jean Mota kami harapkan bisa menambah variasi dalam permainan yang berujung pada kekuatan tim,” papar Prapanca.
“Ia memiliki pengalaman bermain di level kompetisi kasta tertinggi. Jadi, kami percaya kualitas serta mentalitasnya dapat membantu tim mencapai target yang telah kami tetapkan,” tambahnya.
Nasib Sengsara Ryo Matsumura
Di balik keputusan tersebut, terselip cerita tentang rentetan nasib kurang beruntung yang dialami Ryo Matsumura sepanjang musim. Kepergiannya bukanlah cerminan dari kualitas teknis yang diragukan, melainkan lebih disebabkan oleh situasi di luar lapangan yang membatasi kontribusinya.
Pemain berusia 27 tahun itu harus menghadapi cedera hamstring serius yang memaksanya menjalani operasi dan rehabilitasi panjang. Tak lama setelah pulih, ia kembali mendapat pukulan berupa sanksi skorsing empat pertandingan dari Komdis. Kombinasi hal ini membuat menit bermainnya menjadi sangat terbatas.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa keputusan meminjamkan Ryo adalah langkah terbaik untuk kepentingan sang pemain ke depannya.
“Ryo punya tempat spesial di Persija. Keputusan ini diambil dengan banyak pertimbangan karena kami semua menghargai kontribusinya,” jelas sosok yang akrab disapa Bepe tersebut. “Kami percaya masa peminjaman ini bisa menjadi ruang baginya untuk bangkit dan terus menjadi versi yang lebih baik.”
Babak Baru dengan Nomor Punggung 7
Meski belum ada pengumuman megah dari klub tujuan, data resmi liga telah mengonfirmasi perpindahan Matsumura. Ia tercatat sebagai bagian dari skuad Bhayangkara FC dan akan mengenakan nomor punggung 7, siap membantu tim barunya di putaran kedua kompetisi.
Catatan perjalanan musim sulit Ryo pun terangkum jelas: menjadi andalan di awal musim, lalu terkapar cedera dari Agustus hingga Desember 2025, sebelum akhirnya dihantam skorsing di Januari 2026. Padahal, statistiknya bersama Persija terbilang impresif dengan 17 gol dan 18 assist dari 67 penampilan.
Kini, perhatian terbelah. Di satu sisi, publik menanti kebangkitan Ryo Matsumura di kandang baru. Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada apakah Jean Mota dapat membawa pengalaman internasionalnya menjadi penentu bagi ambisi Persija di sisa musim. Dua babak baru ini akan menentukan narasi mereka di pentas sepak bola nasional.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Ungguli Iran 4-3 di Babak Pertama Final Piala Asia
Timnas Futsal Indonesia Ungguli Iran 3-2 di Babak Pertama Final Piala Asia
Borneo FC dan Persik Kediri Raih Kemenangan Penting di Pekan Ke-20 Super League
PSM Makassar Rekrut Boboev dan Lagator, Tutup Bursa Transfer Usai Bebas Sanksi FIFA