Gus Ipul Serukan Semangat Belajar di Sekolah Rakyat, Janjikan Dua Jalur Masa Depan

- Senin, 15 Desember 2025 | 06:36 WIB
Gus Ipul Serukan Semangat Belajar di Sekolah Rakyat, Janjikan Dua Jalur Masa Depan

Minggu pagi itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memilih untuk tidak beristirahat. Gus Ipul, panggilan akrabnya, justru memadatkan jadwal dengan mengunjungi dua Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Kunjungannya berlangsung pada 14 Desember 2025.

Rombongan pertama-tama singgah di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7, Kota Probolinggo. Sambutannya sungguh meriah. Begitu tiba, Gus Ipul langsung disuguhi beragam penampilan siswa. Ada yang memainkan hadrah, menyanyi dalam paduan suara, hingga membacakan puisi. Yang menarik, beberapa siswa bahkan berani berpidato menggunakan bahasa asing.

Salah satunya adalah Riski Aulia. Dengan percaya diri, ia menyampaikan pidato dalam Bahasa Jepang. Riski mengaku belajar bahasa itu secara otodidak, hanya bermodal gawai dan kemauan keras.

Mendengar hal itu, Gus Ipul langsung tersenyum. Ia pun memberikan semangat.

“Insya Allah kamu bisa kuliah ke Jepang, bisa bekerja di Jepang, dan menjadi tenaga terampil di sana,” ujarnya.

“Untuk teman-teman semua yang punya cita-cita bekerja di luar negeri, yah, mulai belajar dari sekarang. Jangan tunda-tunda.”

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat ini bukan sekadar tempat belajar biasa. Ia mendesainnya sebagai pintu gerbang masa depan para siswa. Lulusannya nanti akan difasilitasi sesuai minat dan bakat. Ada yang bisa lanjut kuliah lewat program KIP Kuliah. Bagi yang memenuhi kriteria, tersedia jalur ke Sekolah Garuda. Atau, langsung terjun ke dunia kerja sebagai tenaga terampil dan wirausawan.

“Setelah lulus, ada dua jalur utama. Jalur pendidikan ke perguruan tinggi, dan jalur kerja sebagai pekerja terampil atau wirausaha. Semua kita siapkan,” jelasnya lagi.

Secara keseluruhan, Mensos merasa puas dengan perkembangan SRT 7 Probolinggo. Sekolah yang baru berjalan hampir satu semester ini dinilainya sudah menunjukkan kemajuan pesat.

“Alhamdulillah, proses belajar-mengajar berjalan baik. Adaptasi di awal memang perlu, tapi sekarang terlihat kepala sekolah, guru, dan siswa sudah saling berinteraksi dengan sangat baik,” kata Gus Ipul.

SRT 7 sendiri saat ini menampung 49 siswa SMP dan 40 siswa SMA. Mereka dididik oleh 18 guru, dibantu 10 wali asuh dan 4 pengasuh asrama.

Usai dari Probolinggo, perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Pasuruan. Tujuannya, SRT 48. Di sana, Gus Ipul ingin melihat langsung proses pembelajaran dan pendampingan yang diberikan kepada anak-anak.

Namun begitu, rangkaian hari Minggu itu belum selesai. Agenda terakhir justru berlangsung di halaman Polres Kota Pasuruan. Gus Ipul menyempatkan diri menyaksikan latihan Polisi Cilik yang diikuti siswa Sekolah Rakyat. Dengan semangat dan disiplin yang kental, mereka memamerkan kemahiran baris-berbaris.

Sepanjang kunjungan di wilayah Pasuruan, Gus Ipul tak sendirian. Ia didampingi sejumlah pejabat setempat, seperti Kapolres Kota Pasuruan, Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, serta Sekretaris Daerah Kota Pasuruan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler