Lantas, apa yang membuat Persija pasca-transfer dinilai sangat berbahaya? Jawabannya terletak pada peningkatan kualitas yang signifikan dan spesifik di setiap sektor, yang membuat kedalaman skuadnya kini setara, bahkan mungkin melampaui, rival utama mereka.
Di lini pertahanan, hadirnya Shayne Pattynama dan Cyrus Margono yang punya pengalaman di Timnas dan Eropa, ditambah ketangguhan bek tengah Paulo Ricardo, melengkapi pilar seperti Rizky Ridho dan Jordi Amat. Kombinasi ini menciptakan lini belakang yang tidak hanya solid bertahan, tetapi juga mampu memulai serangan dari bawah dengan percaya diri.
Dominasi pemain Brasil di lini tengah, dengan tambahan kreator seperti Jean Mota, menjanjikan stabilitas penguasaan bola yang lebih baik. Kolaborasi antara kemampuan teknis para gelandang asing dengan energi pemain lokal seperti Hanif Sjahbandi diprediksi akan membuat aliran serangan Persija lebih dinamis dan sulit ditebak.
Ketajaman di lini depan juga diproyeksikan lebih merata. Kedatangan Alaeddin Ajaraie, yang merupakan pemain terbaik dan top skor di Liga India, bersama dengan Mauro Zijlstra, memberikan variasi serangan. Persija kini tidak lagi bergantung pada satu target man, tetapi memiliki beberapa opsi penyerang yang didukung oleh winger gesit seperti Witan Sulaeman.
Daftar Lengkap Skuad Persija
Penjaga Gawang: Carlos Eduardo (Brasil), Hafizh Rizkianur, Andritany Ardhiyasa, Cyrus Margono.
Bek Tengah: Rizky Ridho, Thales Lira (Brasil), Jordi Amat, Paulo Ricardo (Brasil), Baihaqi Rifai, Dia Syayid.
Bek Kanan: Fathurrahman, Bruno Tubarao (Brasil).
Bek Kiri: Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas.
Gelandang: Van Basty Sousa (Brasil), Hanif Sjahbandi, Aditya Warman, Fabio Calonego (Brasil), Jean Mota (Brasil).
Gelandang Serang: Rayhan Hannan.
Penyerang/Winger: Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, Allano Brendon (Brasil), Maxwell Souza (Brasil).
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi
Bayern Munich Tegaskan Michael Olise Tak Dijual, Kontrak Hingga 2029
Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Rasa Pulang Kampung di FIFA Series Indonesia