MAKASSAR Laga nanti malam di Stadion BJ Habibie bakal beda. Bukan cuma soal tiga poin. PSM Makassar, yang akan main Senin (2/2/2026) pukul 20.00 Wita, menghadapi sosok Semen Padang yang benar-benar baru. Mereka sedang berjudi besar. Taruhannya jelas: bertahan hidup di BRI Super League 2025/2026.
Kabau Sirah datang ke Makassar dengan misi genting. Mereka bukan penggembira lagi. Rombongan wajah baru dibawa, delapan rekrutan plus tiga pemain yang dipromosikan. Itu hasil dari manuver agresif di bursa transfer paruh musim. Langkah ekstrem untuk tim yang terdampar di peringkat ke-17, cuma punya 11 poin. Mereka sudah di bibir jurang.
Nyatanya, Semen Padang membakar uang. Sembilan pemain dilepas, baik permanen maupun pinjaman. Sinyalnya terang benderang: tidak ada lagi ruang untuk kompromi.
Di sisi lain, PSM justru terlihat lebih kalem. Hingga detik ini, cuma satu pemain asing yang didatangkan: Luka Cumic. Dia sudah terdaftar di iLeague dan siap main nanti. Ada juga kepulangan Syaiful Syamsuddin, sebuah reuni yang sarat emosi. Tapi, seberapa besar dampak langsungnya? Itu masih jadi pertanyaan.
Dua nama muda, Jamil Al Rahman dan Kaka Amrula Ronaldo Messi, diangkat ke tim utama. Bagus untuk regenerasi, tentu saja. Tapi di tengah tekanan kompetisi yang mencekik, promosi pemain muda jelas bukan obat instan.
Lalu, apa yang dilakukan Semen Padang? Mereka masuk mode serius. Setelah "cuci gudang", mereka berburu pemain lokal Grade A dari klub rival. Bahkan berani membidik pilar dari Malut United dan Bhayangkara FC.
Semua ini dipicu amarah Andre Rosiade, penasihat tim. Kekalahan memalukan dari Persis Solo rupanya jadi pemicu. Konon, dia sampai pakai dana pribadi untuk memutus kontrak pemain yang dianggap gagal. Itu menunjukkan betapa gentingnya situasi mereka.
Dua nama dari Malut United, Frets Butuan dan Abduh Lestaluhu, dikabarkan sudah sepakat. Minimnya menit bermain di klub lama jadi celah yang dimanfaatkan Semen Padang. Mereka dijanjikan peran utama.
Artikel Terkait
PSM Makassar Terjepit: Trucha Berjibaku Lawan Semen Padang yang Berubah Total
Imbang Lawan Irak, Timnas Futsal Indonesia Pastikan Tiket Juara Grup
PSM Makassar Beraksi di Tengah Badai Sanksi FIFA
Drama 29-27 Antar Adnan/Indah ke Final, Thailand Masters 2026 Dijamin Milik Indonesia