Bagi Mbappe, tim besar tak boleh seperti rollercoaster. Performa naik-turun adalah kemewahan yang tak bisa mereka miliki.
Konsekuensi dari kekalahan ini pun terasa pahit. Jadwal playoff berarti dua pertandingan ekstra di tengah kalender yang sudah padat. Waktu berharga untuk istirahat dan evaluasi di bulan Februari pun sirna.
Ini adalah kekalahan ketiga Madrid di fase liga, setelah sebelumnya takluk dari Liverpool dan Manchester City. Mbappe tampaknya paham betul betapa kejamnya Liga Champions.
Peringatannya jelas. Tantangan di playoff nanti tak akan lebih mudah. Dan Madrid, dengan segala bintangnya, harus membuktikan bahwa mereka masih punya mental juara itu.
Artikel Terkait
Persebaya Tumpuk Denda hingga Rp590 Juta, Tertinggi di Liga 1 2025/2026
Persebaya Tertinggi Denda Liga 1, Capai Rp590 Juta Akibat Pelanggaran Suporter
Asnawi Berencana Melamar Kekasih dan Berpotensi Gabung Persib
Dua Wakil Indonesia Lolos ke Final Swiss Open 2026