Raymond/Joaquin Taklukkan Taiwan dalam Laga Tiga Gim di Thailand Masters

- Rabu, 28 Januari 2026 | 10:36 WIB
Raymond/Joaquin Taklukkan Taiwan dalam Laga Tiga Gim di Thailand Masters

Raymond/Joaquin Tembus 16 Besar Thailand Masters Lewat Laga Sengit

Nimibutr Stadium, Rabu pagi waktu Indonesia. Suasana tegang menyelimuti lapangan bulu tangkis. Di sana, pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, berjuang mati-matian melawan wakil Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei. Hasilnya? Mereka berhasil melangkah ke babak 16 besar Thailand Masters 2026 setelah pertarungan tiga gim yang melelahkan.

Pertandingan dibuka dengan performa cukup solid dari duet Indonesia. Mereka langsung mengambil inisiatif, memimpin 7-4 di awal gim pertama. Tekanan berlanjut, dan mereka berhasil masuk ke interval dengan selisih lima poin, 11-6. Namun begitu, pasangan Taiwan tak mau tinggal diam.

Setelah jeda, Chen/Lin bangkit. Mereka mengejar ketertinggalan dan hampir saja menyamakan kedudukan di angka 12-11. Suasana sempat mencemaskan. Tapi Raymond dan Joaquin menunjukkan mental juara. Mereka kembali mengencangkan permainan, memperlebar jarak menjadi 16-12, dan akhirnya menutup gim pertama 21-17.

Sayangnya, angin berubah di gim kedua.

Kali ini, Chen/Lin yang lebih cepat panas. Mereka langsung menancapkan keunggulan 2-7. Raymond/Joaquin seperti kehilangan ritme, permainan terlihat kaku. Hasilnya, interval kedua dimenangi Taiwan dengan skor 5-11. Lepas dari jeda, keadaan malah makin runyam. Pasangan Taiwan meraih empat poin beruntun, membuat jarak semakin jauh: 6-15.

Gim kedua pun harus mereka lepas dengan skor telak, 11-21. Laga harus ditentukan di gim penentu.

Di sinilah karakter mereka diuji. Sebagai finalis Indonesia Masters 2026, Raymond dan Joaquin bangkit. Mereka memulai gim ketiga dengan lebih agresif, memimpin 8-6. Dengan permainan yang lebih rapi di net dan smash yang tajam, mereka masuk interval dengan keunggulan 11-7.

Meski begitu, jalan menuju kemenangan tak pernah mulus. Setelah interval, pasangan Taiwan terus membayangi. Skor 14-10 berhasil dikejar menjadi 14-12. Pertarungan sengit terjadi di beberapa rally panjang, memicu tepuk tangan penonton.

Namun, momen krusial datang. Raymond dan Joaquin tiba-tiba menemukan momentum sempurna. Mereka meraih empat poin beruntun secara gemilang, mengubah ketegangan 14-12 menjadi keunggulan nyaman 18-12. Dari sini, jalan mereka terbuka. Poin demi poin akhirnya diraih, dan kemenangan pun ditutup dengan skor 21-14 di gim ketiga.

Sebuah kemenangan berharga yang mereka perjuangkan dengan napas tersengal. Tiket ke 16 besar akhirnya berada di genggaman.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar