Paris Saint-Germain berhasil mencuri perhatian dunia transfer dengan merebut salah satu mutiara muda Barcelona. Dro Fernandez, gelandang berusia 18 tahun yang dianggap sebagai bintang masa depan, resmi diboyong ke ibu kota Prancis. Kontraknya mengikat hingga musim panas 2030.
Klub asal Paris itu, dalam pernyataan resminya Selasa (27/1/2026), dengan bangga mengumumkan kedatangan pemain asal Spanyol tersebut. Mereka menegaskan langkah ini selaras dengan strategi jangka panjang mereka yang kini berfokus pada pengembangan talenta-talenta muda terbaik.
“Paris Saint-Germain dengan senah hati mengumumkan perekrutan Dro Fernandez,” bunyi pernyataan klub.
Di lapangan, pemain asal Galicia itu akan mengenakan nomor punggung 27. Soal angka transfer, PSG memilih tutup mulut. Namun, kabar dari media-media Spanyol menyebutkan angka yang beredar sekitar 8,2 juta euro. Jumlah itu sedikit lebih tinggi dari klausul pelepasan pemain yang ‘hanya’ enam juta euro sebuah bentuk itikad baik dari klub kaya Prancis itu.
Di sisi lain, suasana di Barcelona jelas muram. Presiden Joan Laporta tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam wawancara dengan Catalunya Radio sehari sebelum pengumuman resmi, Laporta mengaku situasi ini sungguh tidak mengenakkan.
“Itu situasi yang tidak menyenangkan,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
Menurut Laporta, sebenarnya sudah ada kesepakatan awal untuk memperbarui kontrak Dro Fernandez begitu dia genap berusia 18 tahun. Tapi semua berubah di detik-detik terakhir. “Secara mengejutkan, perwakilannya memberi tahu kami jika dia tidak bisa melanjutkan apa yang telah kami sepakati,” lanjutnya, masih terdengar tak percaya.
Kepindahan ini memang pukulan. Fernandez bergabung dengan akademi legendaris La Masia pada 2022 dan sempat mencetak delapan penampilan untuk tim utama. Di akun Instagram pribadinya, sang pemain menuliskan pesan perpisahan yang emosional. Dia menyebut keputusan untuk pergi ini sebagai salah satu yang paling sulit dalam hidupnya.
Rasa kecewa juga datang dari pelatih Hansi Flick. Dialah yang memberi debut kepada Dro Fernandez pada September 2025 lalu. Dengan nada tegas, Flick menyampaikan pesan terbuka untuk semua pemain muda akademi.
“Apa yang ingin saya katakan kepada para pemain muda dari La Masia, kami adalah Barca dan salah satu tim terbaik di dunia,” kata Flick.
“Kami memberi mereka kesempatan berlatih, berkembang setiap hari bersama para pemain terbaik di dunia. Kami memberi kesempatan, dukungan, kepercayaan, dan keyakinan.”
Namun begitu, pesannya jelas: bermain untuk Barcelona membutuhkan komitmen total. “Jika ingin bermain untuk Barca, lakukan seratus persen dengan sepenuh hati. Warna ini harus kamu hidupi. Selain itu, saya tidak menginginkannya,” tandasnya. Sebuah pernyataan yang keras, sekaligus menggambarkan betapa kecewanya mereka kehilangan seorang wonderkid.
Artikel Terkait
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard
Indonesia Tersingkir dari Fase Grup Thomas Cup 2026 Usai Dibantai Prancis 1-4
Atletico Madrid vs Arsenal: Ujian Pertahanan Kokoh di Semifinal Liga Champions