Di Jakarta International Velodrome, suasana sudah mulai terasa. Timnas Futsal Vietnam, di bawah kendali Diego Giustozzi, sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan pembuka mereka besok. Pelatih asal Argentina itu punya pandangan menarik tentang perkembangan futsal di benua ini.
Menurutnya, futsal Asia sudah melesat jauh. "Dulu, mungkin cuma ada 16 tim yang benar-benar tangguh," ujar Giustozzi dalam konferensi pers, Senin (26/1).
"Tapi sekarang, semua peserta di Piala Asia ini kuat. Bahkan yang gagal lolos pun, levelnya sama-sama berat."
Pernyataannya itu bukan tanpa alasan. Vietnam sendiri tergabung di Grup B yang ketat, bersama Thailand, Kuwait, dan Lebanon. Mereka tak bisa menganggap enteng siapa pun.
Laga pertama akan menghadang Kuwait pada Selasa (27/1) besok. Dua hari kemudian, giliran Lebanon yang menjadi lawan. Baru pada 31 Januari, pertarungan sengit melawan Thailand menutup babak penyisihan grup.
Soal target, Giustozzi terlihat realistis. Ambisinya jelas: melaju dari fase grup. Namun, dia enggan berandai-andai terlalu jauh.
"Target kami ya lolos dulu dari grup," katanya.
"Tapi saya gak mau mikirin tiga pertandingan sekaligus. Kita lihat dulu laga pertama, menit pertama. Kalau kami nggak tampil bagus, atau nggak main 100 persen, kami bisa kalah dari lawan mana saja. Jadi, fokus kita satu-satu, laga per laga."
Pendekatan itu tampaknya dipegang teguh. Di sisi lain, persiapan timnya di Jakarta berjalan intensif. Nuansa kompetisi sudah di depan mata, dan Giustozzi beserta anak asuhnya siap menjalani pertarungan yang diprediksi akan sangat sengit.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares